BelitongToday, Tanjungpandan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung mencatat timbulan sampah mencapai 5,4 ton selama pelaksanaan Karnaval Kebudayaan Bhinneka Tunggal Ika Kabupaten Belitung 2026, Sabtu (24/10/2026).
Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Belitung, Johandi Agus Saputra, mengatakan jumlah sampah tersebut cukup banyak. Sampah yang dikumpulkan petugas didominasi jenis anorganik.
“Lumayan, 5,4 ton,” ujar Johandi.
Ia menjelaskan, proses pembersihan sampah di sepanjang rute karnaval membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam.
Namun, pelaksanaannya sempat terkendala hujan sehingga kegiatan pembersihan harus dihentikan sementara.
Johandi mengapresiasi kesigapan petugas DLH yang telah bergerak cepat membersihkan sampah di sepanjang jalur karnaval, sehingga kebersihan kawasan dapat segera dipulihkan setelah kegiatan berlangsung.
Selain itu, ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dengan mengelola dan bertanggung jawab terhadap sampah masing-masing selama kegiatan berlangsung.
Meski demikian, Johandi mengakui masih terdapat masyarakat yang belum memiliki kesadaran memadai dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah.
Karena itu, ia mengingatkan bahwa persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada petugas kebersihan, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Tugas sampah merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Ia berharap kesadaran masyarakat untuk membuang dan mengelola sampah secara bijak terus meningkat, terutama dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang, sehingga kemeriahan acara tetap sejalan dengan upaya menjaga kebersihan lingkungan. (Adoy)
![]()







