Home / Belitong Economic and Business

Rabu, 14 Desember 2022 - 17:38 WIB

LIDIK Babel Sayangkan Bea Cukai Tanjungpandan Gagal Ungkap Pemilik Ribuan Botol Minol Ilegal

Pemusnahan terhadap ribuan botol minuman beralkohol ilegal hasil penindakan Bea Cukai Tanjungpandan sepanjang 2022, Selasa (13/12).

Pemusnahan terhadap ribuan botol minuman beralkohol ilegal hasil penindakan Bea Cukai Tanjungpandan sepanjang 2022, Selasa (13/12).

BelitongToday, Tanjungpandan – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LIDIK Provinsi Bangka Belitung menyayangkan gagalnya Bea Cukai Tanjunpandan mengungkap kasus penyelundupan 10.539 botol minol ilegal yang berhasil disita pada November 2021 lalu.

Ketua DPW LIDIK Babel, Samsurizal kepada BelitongToday, Rabu (14/12) mengaku belum merasa puas atas kinerja kepala Bea Cukai Tanjunpandan dalam menangani kasus tersebut meskipun barang bukti ribuan botol minol ilegal tersebut sudah dimusnahkan.

“Mengapa kami tidak puas karena Bea Cukai Tanjunpandan belum bisa berhasil mengungkap siapa pemilik barang haram tersebut. Pasti ini telah terjadi sesuatu yang tidak beres,” ungkapnya.

Selain itu, DPW LIDIK Babel juga memberikan beberapa catatan penting terhadap jalannya pengungkapan kasus ini yang sekan ditutup-tutupi. Salah satunya adalah karena Bea Cukai Tanjunpandan tidak pernah memberikan keterangan dari ekspedisi mana barang tersebut ditemukan.

Baca Juga  Tangis Keluarga Pecah Usai Hakim Bacakan Vonis 11 Terdakwa Perusakan Aset Foresta

“Pengungkapan minol ini masih menyisakan banyak tanda tanya, mana ekspedisinya, mana sopirnya, mana kapalnya semua tidak jelas,” tegas Bung Rizal, sapaan akrabnya.

DPW LIDIK Bangka Belitung menilai tindakan pemusnahan terhadap ribuan botol minuman ilegal tersebut tidak akan membawa efek jera bagi para pelaku.

“Karena mereka bisa berspekulasi apabila tertangkap satu kali bisa lolos, dua kali juga sudah untung. Permainan mafia bisa seperti itu kalkulasinya bila tidak ditangkap pelakunya. Bea Cukai jangan sampai kalah dengan mafia,” beber dia.

Oleh karena itu, Ia mendorong Dirjen Bea Cukai Kementerian Keuangan memanggil Kepala Bea dan Cukai Tanjungpandan untuk memintai keterangan perihal penemuan barang ilegal tersebut.

Baca Juga  Tata Rias Tahun Baru Imlek Menurut Shio Agar Cuan di Tahun Kelinci

“Kami minta Dirjen Bea Cukai panggil dan pertanyakan bagaimana kinerja Kepala Bea Cukai dalam mengungkap kasus ini yang potensinya merugikan negara sebesar Rp16 miliar tersebut,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Tanjungpandan, Jerry Kurniawan usai acara pemusnahan ribuan botol minol ilegal tersebut pada, Selasa (13/12) kemarin mengatakan pihaknya telah bekerja maksimal dalam mengungkap kasus tersebut.

Pihaknya telah melakukan pengembangan, mengumpulkan alat bukti bahkan berkoordinasi dengan banyak pihak demi mencari pemilik ribuan botol minol tersebut.

“Namun memang jaringan ini terputus, sama seperti peredaran narkoba. Sehingga kesimpulannya yang paling baik barang ini harus kami musnahkan,” terangnya. (nazriel)

Tayangan bisa dilihat di youtube Belitong Today. Klik Link Berikut: https://youtu.be/7nH9Fa0lMGI

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Kesan Bupati Belitung Djoni Alamsyah Saat Naik Kapal Cepat Express Bahari 3 E
Pasar Murah Belitung Timur

Belitong Economic and Business

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriah, Pemkab Belitung Timur Bakal Gelar Pasar Murah

Belitong Economic and Business

Baliho Bertuliskan ‘Ekonomi Belitung 2024 Meredup !’ Terpasang di Traffic Light Kampung Ujung

Belitong Economic and Business

Bazar Belitung Kreatif II Sukses Catatkan Transaksi Rp862 Juta

Belitong Economic and Business

Arus Mudik Lebaran 2025, Sebanyak 22 Kendaraan Berangkat Menggunakan KMP Kuala Bate II Menuju Sadai

Belitong Economic and Business

Deretan Saham yang Diperkirakan Naik Pekan Ini, Bisa Jadi Pilihan Konsumen

Belitong Economic and Business

Kabupaten Beltim Alami Inflasi Sebesar 0,29 Oktober 2024
ASEAN Blue Economy

Belitong Economic and Business

Belitung Siap Jadi Tuan Rumah ASEAN Blue Economy Forum, Wabup Optimis Tumbuhkan Kepercayaan Internasional Pada Belitung