Home / Belitong Economic and Business

Senin, 20 Juli 2026 - 09:56 WIB

‎”Omong Kosong!” BBM di Belitung Tetap Langka, Antrean Mengular dan Harga Eceran Melambung

‎BelitongToday, Tanjungpandan – Pernyataan resmi dari Pertamina Patra Niaga Belitung yang mengklaim pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Belitung telah kembali normal dinilai publik tak lebih dari sekadar omong kosong.

‎Sebelumnya, pihak Pertamina menyampaikan bahwa pasokan BBM telah ditambah sebanyak 24 kiloliter (KL) di luar kebutuhan harian Belitung yang mencapai 242 KL per hari.

‎Tak hanya itu, jam operasional distribusi pun dikabarkan telah ditambah. Namun, realita di lapangan justru berbanding terbalik: BBM jenis Pertalite hingga saat ini masih sangat langka.

‎Antrean Panjang dan Maraknya Pengerit

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, pemandangan antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Belitung masih mengular panjang.

Baca Juga  Jelang Akhir 2022, DKUKMPTK Belitung Bakal Gelar Dua Bazar

Masyarakat harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mendapatkan Pertalite.

‎Kondisi ini makin diperparah dengan maraknya aktivitas “pengerit” (pembeli BBM bersubsidi dalam jumlah besar untuk dijual kembali) yang memadati area SPBU.

Dampaknya, BBM eceran di tingkat pedagang jalanan melonjak drastis hingga menyentuh angka Rp13.000 per liter.

Pejabat Daerah Dinilai Tutup Mata

‎Di tengah jeritan masyarakat yang kesulitan mendapatkan BBM, peran Pemerintah Daerah dan wakil rakyat justru dipertanyakan.

‎Bupati Belitung Djoni Alamsyah, Wakil Bupati, hingga para anggota DPRD Belitung dinilai tidak menunjukkan kepedulian nyata.

Baca Juga  MPIG Madu Teran Ubah taman Perkantoran Pemkab Belitung Timur Jadi Lokasi Madu Teran Center

“Tidak pernah selangkah pun mereka turun langsung ke lapangan atau meninjau SPBU untuk memastikan akar permasalahan ini. Jadi, semua klaim penanganan ini hanya omong kosong belaka,” ujar salah satu warga yang berada di antrean.

Desakan Aksi Nyata

Masyarakat Belitung mendesak pihak-pihak terkait, baik Pertamina, aparat penegak hukum, maupun Pemerintah Kabupaten Belitung, untuk segera mengambil tindakan tegas dan nyata di lapangan.

‎Publik meminta agar penanganan tidak berhenti pada janji dan retorika manis di media, melainkan solusi konkret yang dapat menyelesaikan krisis BBM serta menertibkan para pengerit nakal. (TIM)

Share :

Baca Juga

Dishub Belitung

Belitong Economic and Business

Kemarin, Dishub Belitung Catat 78 Pemudik dan 59 Kendaraan Menyeberang ke Sadai Bangka Selatan

Belitong Economic and Business

Buka Musyawarah Nasional Mahasiswa Belitong, Bupati Beltim Sebut Pulau Belitung Banyak Mafia Timah

Belitong Economic and Business

Pemkab Beltim Pasang Target PAD 2026 Rp138 Miliar
UMKM Belitung Timur

Belitong Economic and Business

Wabup Belitung Timur Minta Seluruh ASN Dukung Produk UMKM Lokal

Belitong Economic and Business

Tinjau Kegiatan Operasi Pasar di Belitung, Pj Gubernur Babel Pastikan Stok Bapok Cukup
sejumlah sektor

Belitong Economic and Business

Genjot Nilai Investasi, Dinas Satu Pintu Belitung Tawarkan Sektor Unggulan
Samsat Belitung

Belitong Economic and Business

Libur Idul Fitri 1444 Hijriah, Ini Jadwal UPT Samsat Belitung

Belitong Economic and Business

Safrizal ZA: UMKM Award 2024 Bentuk Apresiasi dan Dukungan Bagi Pelaku UMKM