Home / Belitong Economic and Business

Sabtu, 12 November 2022 - 18:21 WIB

Mau Belanja Oleh-oleh Asli Belitung, Mari Kunjungi Rumah BUMN Tanjungpandan

Produk UMKM asli Belitung yang tersedia di Rumah BUMN Tanjungpandan yang terletak di jalan Kemuning, Kelurahan Parit, atau tepatnya di samping Masjid Al-Ihram

Produk UMKM asli Belitung yang tersedia di Rumah BUMN Tanjungpandan yang terletak di jalan Kemuning, Kelurahan Parit, atau tepatnya di samping Masjid Al-Ihram

BelitongToday, Tanjungpandan – Jika anda berkunjung ke Belitung lantas bingung mencari tempat penjualan oleh-oleh asli Pulau Belitung, maka sebaiknya anda tidak perlu khawatir.

Pasalnya, Rumah BUMN Tanjungpandan yang terletak di jalan Kemuning, Kelurahan Parit, atau di sebelah Masjid Al-Ihram tidak jauh dari pintu masuk pantai wisata Tanjung Pendam
menyediakan sekitar 200 lebih produk UMKM asli Belitung.

Rumah BUMN Tanjunpandan merupakan upaya dari perusahaan BUMN di Pulau Belitung seperti PT. Timah Tbk, Bank BRI, Angkasa Pura, Pos Indonesia, PLN dan PT. Telkom Indonesia membantu pelaku UMKM dalam memudahkan memasarkan produknya.

Produk yang dipasarkan di Rumah BUMN tersebut merupakan mitra binaan dari sejumlah BUMN yang ada di Kabupaten Belitung.

Adapun sejumlah produk yang tersedia di rumah BUMN Tanjungpandan seperti purun eco straw, kerajinan boneka, kerajinan aksesoris dari daun lais seperti tas, dompet, gantungan kunci, boneka bujang dayang, “totebag”, kain tenun, daun simpor dan beragam aksesoris lainnya.

Baca Juga  Sabtu Ini, Pameran Belitung Expo Segera Dibuka, Jangan Sampai Tidak Datang

Rumah BUMN juga menawarkan berbagai produk UMKM lainnya seperti kuliner, batik serta berbagai cinderamata lainnya.

“Produknya macam-macam mulai dari batik, purun, anyaman, tas lais, souvenir, cemilan dan snack khas Belitung,” kata Penjaga rumah BUMN, Wenda kepada BelitongToday, Sabtu (12/11).

Menurut Wenda, pengunjung rumah BUMN Tanjungpandan berasal dari berbagai kalangan baik masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah.

“Untuk pengunjung lokal yang datang ke rumah BUMN memang masih sedikit, namun kalau tamu yang berasal dari perusahaan BUMN biasanya ramai ke sini guna mencari oleh-oleh,” terangnya.

Dikatakan dia, soal harga Rumah BUMN Tanjungpandan bisa bersaing dengan tokoh oleh-oleh lainnya sehingga dipastikan pengunjung tidak akan merogoh kocek lebih dalam.

Baca Juga  Sanem Buka World Ocean Assessment Expo di Museum Maritim, 51 Pelaku UMKM Ikut Meramaikan

“Tamu luar itu biasanya cari batik, souvenir dan lainnya, kalau tamu lokal cari snack biasanya,” bebernya.

Rumah BUMN Tanjungpandan secara bertahap akan mencoba melakukan pemasaran dan pengembangan bisnis dengan berbasis digital, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan fasilitas yang dibutuhkan tersebut.

“Kita memang berencana itu, jadi kita kirim barang ke luar daerah, kalau sekarang kita hanya kirim di Belitung saja,” jelasnya.

Ia menambahkan, rumah BUMN juga didukung suasana dan fasilitas yang “Instagramable” bagi pengunjung yang suka foto-foto dan juga menyediakan ruang pertemuan bagi pengunjung.

“Orang mengira ini adalah kantor, padahal ini adalah toko penjualan oleh-oleh, jadi silahkan datang saja,” ajaknya. (Adoy).

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Alhamdulillah! Seluruh Kelurahan dan Desa di Belitung Telah Membentuk Koperasi Merah Putih

Belitong Economic and Business

Tinjau Kegiatan Operasi Pasar di Belitung, Pj Gubernur Babel Pastikan Stok Bapok Cukup
Express Bahari

Belitong Economic and Business

H-4 Idul Fitri, Express Bahari 3 E Berangkatkan 183 Pemudik
Produk Uzbekistan

Belitong Economic and Business

Dubes Uzbekistan Tertarik dengan Ikan Kakap Merah dan Kerapu, Masuk Dalam Daftar Produk yang Bakal Dikerjasamakan
BEI Babel

Belitong Economic and Business

BEI Babel Ajak ASN Beltim Melek Investasi Saham

Belitong Economic and Business

Gelar Aksi Mogok Kerja, Supir Angkutan Pelabuhan Tuntut Kenaikan Tarif 35 Persen

Belitong Economic and Business

Ketua Nelayan P. Seliu: KPN Buka Lapangan Pekerjaan Bagi Warga Pulau Seliu

Belitong Economic and Business

BPC HIPMI Kabupaten Belitung Gelar Rakercab