Home / Belitong Economic and Business

Kamis, 10 November 2022 - 21:37 WIB

Enam DPD APKASINDO di Provinsi Bangka Belitung Resmi Dikukuhkan

Pelantikan enam pengurus DPD APKASINDO di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Hotel Grand Hatika, Kamis (10/11) pagi

Pelantikan enam pengurus DPD APKASINDO di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Hotel Grand Hatika, Kamis (10/11) pagi

Belitong Today, Tanjungpandan – Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPW APKASINDO) melaksanakan acara pengukuhan kepada enam DPD APKASINDO di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan sertifikasi ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) pada Kamis (10/11) pagi.

Adapun pengurus yang dilantik yakni dari DPD APKASINDO Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, dan Belitung Timur.

Ketua Harian Dewan Pembina DPP APKASINDO yang dalam hal ini diwakilkan oleh Mayjen TNI (Purn) Erro Kusnara, dalam sambutannya mengharapkan kepada para petani sawit untuk menanamkan jiwa kedisiplinan, demi tercapainya tujuan yang diinginkan.

Baca Juga  ‎Warga Tanjungpandan Rela Antre Demi Beli Beras SPHP, Pembelian Dibatasi Dua Karung

“Agar bisa lebih maju dan berkembang, diharapkan kepada para petani juga harus menanamkan kedisplinan, terutama soal ketepatan waktu karena pekerjaan selalu datang kapan saja, sehingga apa yang diinginkan bisa tercapai,” jelasnya.

Dia menambahkan, saat ini APKASINDO sudah membentuk koperasi dan media massa. Hal ini dimaksudkan agar segala kegiatan yang dilakukan APKASINDO bisa diketahui oleh masyarakat luas.

Dia menanggapi, persoalan disparitas harga ketika menjual hasil kebun ke pabrik milik perusahaan swasta. Harapannya ke depan mudah-mudahan jika para petani sudah ada pabrik sendiri, maka tidak ada lagi ketergantungan sehingga keseimbangan harga akan terjaga.

Baca Juga  Martoni Belum Penuhi Panggilan Penyidik Polres Belitung, Ini Alasannya

“Kalau kita sudah punya pabrik sendiri, tidak ada ketergantungan lagi dengan perusahaan-perusahaan swasta. Mereka punya kebun, punya pabrik. Petani ini kan menjual kepada perusahaan yang punya pabrik, terkadang disitu ada dis-varietas harga. Mudah-mudahan nanti kalau petani kita sudah punya pabrik, kita tidak ketergantungan lagi sehingga sustainable harga itu akan terjaga,” ungkapnya.

Share :

Baca Juga

DKPP Belitung

Belitong Economic and Business

DKPP Belitung Gelar Rapat Pembahasan Pengawasan Ayam Pedaging

Belitong Economic and Business

Status Bandara HAS Hanandjoeddin Tak Lagi Internasional, Ketua DPRD Sebut Kabar Buruk Bagi Pariwisata Belitung

Belitong Economic and Business

Duta Besar Italia Tertarik dengan Produk UMKM Belitung

Belitong Economic and Business

‎Meski Ditengah Efisiensi Anggaran, Pembinaan dan Peningkatan Kompetensi ASN di Belitung Tetap Berjalan

Belitong Economic and Business

Tri Astuti: Gas LPG 3 kg di Beltim Harus Sesuai Peruntukannya

Belitong Economic and Business

Harga Stabil, Stok Beras di Belitung Capai 688,3 Ton

Belitong Economic and Business

Jangkau Pasar Nasional, Dekranasda Beltim Jalin Kerjasama dengan PT Sarinah Jakarta

Belitong Economic and Business

LIDIK Babel Sayangkan Bea Cukai Tanjungpandan Gagal Ungkap Pemilik Ribuan Botol Minol Ilegal