Home / Belitong History

Sabtu, 18 Februari 2023 - 10:35 WIB

Realisasi Vaksinasi Covid-19 di Belitung Capai 147.325 Orang

Dokumentasi pelaksanaan kegiatan vaksinasi Covid-19 di halaman Puskesmas Tanjungpandan, Belitung beberapa waktu lalu.

Dokumentasi pelaksanaan kegiatan vaksinasi Covid-19 di halaman Puskesmas Tanjungpandan, Belitung beberapa waktu lalu.

BelitongToday,Tanjungpandan – Berdasarkan update data terbaru dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Belitung, hingga Kamis (16/2) sebanyak 147.325 orang sudah mendapatkan suntikan vaksin booster atau vaksin dosis ketiga.

Kepala Dinas Kesehatan Belitung melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Sri Agustini mengatakan hal tersebut cukup baik karena masyarakat menyadari pentingnya melakukan vaksinasi.

Adapun sasaran vaksinasi di Kabupaten Belitung sebanyak 161.144 orang, dengan vaksin pertama menempati urutan teratas dengan 147.325 orang (91,25%), vaksin kedua dengan 133.536 orang (82,71%), vaksin ketiga dengan 55.112 orang (43,28%) dan vaksin keempat berada di urutan terakhir sebanyak 1.173 orang (0,92%).

Baca Juga  Desa Lalang Manggar Kini Resmi Berusia 147 Tahun, Kaya Nilai Sejarah

Tenaga kesehatan (Nakes) yang telah mendapatkan vaksin dosis keempat sebanyak 774 orang (58,46%).

Lansia juga mendapat dosis keempat sebanyak 53 orang (0,39%).

Pelayan publik dan masyarakat umum dan rentan sudah mendapat vaksin keempat dengan masing-masing sebanyak 69 (0,59%) dan 277 (0,27%).

Jumlah yang mendapat vaksin hari kamis(16/02) untuk vaksin kedua sebanyak satu orang, vaksin ketiga sebanyak lima orang, dan terakhir vaksin keempat sebanyak 9 orang.

Baca Juga  Disdikbud Belitung Pastikan Ujian Sumatif Bagi Siswa Kelas 6 SD di Belitung Berjalan Lancar

“Kami berharap, masyarakat yang belum mendapat vaksin agar segera mendatangi fasilitas kesehatan untuk melakukan vaksinasi,” harapnya.

Bahkan, bagi masyarakat yang sudah lengkap dosis vaksinnya, sebaiknya mendapat vaksin keempat, apalagi bagi mereka yang memiliki gangguan kekebalan.

Para ahli berpendapat bahwa orang dengan gangguan kekebalan harus mendapat vaksin booster kedua karena berisiko lebih tinggi terinfeksi. Meskipun mereka telah menjalani dosis vaksinasi lengkap, kelompok ini juga lebih berisiko mengalami komplikasi COVID-19 yang parah. Bahkan, berpotensi menyimpan mutasi dengan strain yang lebih ganas.(Mg2)

Share :

Baca Juga

Belitong History

Latto-latto Memiliki Banyak Nama di Dunia, Apa Sajakah Itu?
Wisata Sejarah

Belitong History

Menparekraf Sebut Heritage Belitung Simpan Potensi Wisata Sejarah

Belitong History

Keunikan Pulau Paskah dan Patung Batu Besar Moai di Samudera Pasifik
Anjing Liar Tanjungpandan

Belitong History

Keberadaan Anjing Liar Dinilai Ganggu Keindahan Wajah Kota, Begini Kisah Bupati Belitung H.AS Hanandjoeddin Kendalikan Populasi Anjing Liar
Rukyatul Hilal Bulan Hijriyah

Belitong History

Menentukan Awal Bulan di Kalender Hijriyah Melalui Metode Rukyatul Hilal
Makan Bedulang

Belitong History

Ini 5 Fakta Tradisi Makan Bedulang Khas Belitung, Panas dan Penuh Makna
bahasa melayu Bangka Belitung

Belitong History

Ternyata Dialek Melayu yang Digunakan di Bangka Belitung Berbeda-beda
Alat Musik Klasik

Belitong History

Sejarah Piano: Dua Hasrat Terinspirasi Ciptakan Alat Musik Klasik dengan Suara Khas