Home / Belitong Health

Selasa, 10 Januari 2023 - 11:53 WIB

Bahaya Konsumsi Nitrogen Cair pada Jajanan Chikbul

Sumber foto :  Ilustrasi Chikbul Getty Images

Sumber foto : Ilustrasi Chikbul Getty Images

BelitongToday, Bandung – Dinas Kesehatan Jawa Barat mengimbau pemerintah kabupaten/kota untuk mengontrol distribusi jajanan Chiki Ngebul atau Chikbul. Imbauan ini muncul setelah 28 anak di Jabar keracunan jajanan sekolah yang populer.

Seperti diketahui, 28 anak yang keracunan Chikbul tersebut berasal dari Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 24 anak dan Kota Bekasi sebanyak 4 anak. Tujuh anak di Tasikmalaya mengalami gejala setelah makan Chikbul, sementara satu anak di Bekasi harus dioperasi karena kebocoran usus.

Baca Juga  ‎Belitung Siap Gelar Pilkades Serentak 2026, 13 Desa Menuju Pesta Demokrasi

Menurut hasil pemeriksaan laboratorium, anak yang diduga mengalami keracunan chikbul mengandung nitrogen cair. Nitrogen adalah gas yang tidak terbakar dan tidak beracun pada kondisi normal, namun dapat berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.

Baca Juga  John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia dan U-23, Simak Siapa Dia

Nitrogen dapat
menyebabkan asfiksi (kekurangan oksigen) dan menyebabkan kerusakan pada organ-organ dalam tubuh jika ditelan atau terhirup dalam jumlah yang besar. (Mg2)

https://youtu.be/UXOShDVp1vc

Share :

Baca Juga

Belitung nihil covid-19

Belitong Health

Dinkes: Kabupaten Belitung Nihil Kasus COVID-19
Orang Belitung

Belitong Health

1.301 Warga di Belitung Terima Vaksin Dosis Keempat

Belitong Health

BPOM Evaluasi Program Keamanan Pangan BPOM di Kabupaten Beltim
makan sayur umbi-umbian

Belitong Health

Penuhi Gizi Seimbang, Pemkab Belitung Ajak Masyarakat Makan Sayur dan Umbi-Umbian
obesitas 2035

Belitong Health

Waduh! Setengah Populasi Dunia Terancam Obesitas pada 2035

Belitong Health

Buah Manis Ini Aman untuk Penderita Diabetes

Belitong Health

Wow! Dinkes Belitung Temukan 26 Kasus ODHIV Baru
Pasien Berobat

Belitong Health

Hingga Mei 2023, Pemkab Belitung Timur Sudah Bantu 20 Pasien Berobat ke Luar Daerah