BelitongToday, Tanjungpandan – Tim pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melakukan koordinasi intensif dengan BAZNAS Kabupaten Belitung untuk memperkuat strategi pengumpulan dan mencapai target ZIS secara nasional.
Koordinasi ini turut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Belitung Timur, pada Rabu (15/10/2025).
Tim BAZNAS Pusat dipimpin langsung oleh Agro Sayoto dari Bidang Pengumpulan Zakat Perusahaan dan Aziz Wijayanto.
Mereka disambut oleh seluruh jajaran pimpinan dan amil pelaksana BAZNAS Belitung, termasuk Ketua BAZNAS Belitung, Firmansyah.
Koordinasi ini dilakukan dalam rangka mengoptimalkan sisa waktu yang ada untuk mengejar target ambisius BAZNAS RI secara nasional sebesar Rp 40 triliun.
Dalam paparannya, Agro Sayoto menyampaikan bahwa untuk wilayah provinsi secara keseluruhan, target yang ditetapkan sebesar Rp 214 miliar, dan saat ini telah mencapai sekitar Rp 164 miliar.
Sementara itu, untuk BAZNAS Belitung sendiri, target pengumpulan zakat tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp 2,3 miliar, namun baru mencapai Rp 1,6 miliar.
”Masih ada waktu sekitar dua bulan ke depan untuk mengoptimalkan target pengumpulan,” ujar Agro Sayoto.
Ia menekankan perlunya berbagai cara pendekatan yang lebih optimal kepada calon Muzaki (pemberi zakat), baik itu perorangan maupun perusahaan.
Selain pendekatan personal, salah satu fokus utama yang disoroti oleh tim BAZNAS RI adalah penguatan digitalisasi.
”Penguatan digitalisasi perlu ditingkatkan dan dimanfaatkan, di mana saat ini masyarakat hampir semua pembayaran melalui digitalisasi atau dompet elektronik,” tambah Agro.
Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menunaikan zakatnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Belitung, Firmansyah, menyambut baik koordinasi ini dan menyampaikan harapannya yakni banyak ilmu dan pengalaman yang diberikan langsung oleh Agro dan Aziz.
“Semoga bermanfaat untuk kami BAZNAS Belitung dan Belitung Timur, dan target pengumpulan tahun 2025 bisa tercapai baik di daerah maupun pengumpulan nasional,” tandasnya. (Adoy)







