Home / Belitong Tourism and Holiday

Senin, 1 April 2024 - 14:16 WIB

Belitung Chinese Internasional Festival 2024 Resmi Ditutup

Suasana acara penutupan Belitung Chinese Internasional Festival 2024 di kawasan Bundaran Tugu Satam, Senin 1 April 2024 malam.

Suasana acara penutupan Belitung Chinese Internasional Festival 2024 di kawasan Bundaran Tugu Satam, Senin 1 April 2024 malam.

BelitongToday, Tanjungpandan – Belitung Chinese International Festival (BCIF) Tahun 2024 secara resmi ditutup, di Bundaran Satam, Tanjungpandan, Minggu 31 Maret 2024

Acara yang bertajuk “Diversity in Harmony” berlangsung mulai 9 Maret sampai 4 April mendatang.

Closing Ceremony BCIF 2024 merupakan malam puncak dalam kegiatan tersebut dengan menghadirkan berbagai dengan beragam penampilan seni dan fashion show yang memukau serta atraksi budaya dan pengumuman pemenang rangkain lomba selama BCIF berlangsung.

Diakhiri dengan penampilan menawan Tari Chengbeng dan penutupan yang meriah dengan Closing Dance Belitung Chinese International Festival, Malam Puncak BCIF 2024 sukses menyuguhkan hiburan bagi seluruh penonton yang hadir.

Acara turut dihadiri oleh Deputi Event Internasional dan Nasional Kemenparekraf RI, Fransiskus Andoko beserta tamu lainnya.

Baca Juga  Masyarakat Belitung Antusias Saksikan Pawai Pembangunan 2023

Pj Bupati Belitung Yuspian mengatakan, agenda BCIF merupakan hal yang baru dan pertama kali dilakukan di Pulau Belitung.

Sebab kegiatan ini memiliki potensi yang besar terutama dari sisi ekonomi.

“Kami dapat laporan selama event ini terjadi pembelian properti sembayang kubur ada 5000 unit, artinya sudah 5000 makam dari keluarga yang sudah hadir disini, dan kita belum tau keluarga mereka berapa banyak yang datang,” kata Yuspian.

Menurut Yuspian, kagiatan bazar UMKM di BCIF hampir mencapai Rp 1 Milliar pada Sabtu 30 Maret 2024, tentu mereka optimis bisa tercapai karena masih ada beberapa hari pelaksanaan.

“Itu sesuai target yang kita inginkan, dan hal ini sangat membahagiakan kita,” sebutnya.

Baca Juga  Bupati Belitung Salurkan Sapi Kurban ke Surau Al Munawar Air Saga

Yuspian menyebutkan, pertumbuhan ekonomi itu terjadi di event BCIF 2024 itu, sehingga ada uang dari luar yang masuk ke Belitung.

Selain itu, ada kenaikan okupansi hotel berdasarkan laporan beberapa pihak hotel. Meskipun belum merata pada semua hotel.

Lalu, promosi daerah Belitung juga dapat tertuang dalam event itu, dan keragaman budaya karena Belitung memiliki keragaman budaya, apalagi Belitung memiliki nilai toleransi yang sangat tinggi.

“Itu syarat mutlak kalau pariwisata mau tumbuh, tanpa ada toleransi, inklusi terhadap keberagaman itu tidak mungkin daerah ini bisa maju menuju pertumbuhan yang baik, apalagi mau menjual pariwisata,” tandasnya. (Adoy)

Share :

Baca Juga

Belitong Tourism and Holiday

Bupati Belitung Djoni Alamsyah Buka Peringatan Hari Jadi Desa Badau ke-172 dan Festival Batu Mentas 2025
Bujang Dayang Beltim

Belitong Tourism and Holiday

Malam Unjuk Bakat Pemilihan, 20 Finalis Bujang Dayang Beltim Tampilkan Kemampuan Terbaik di Hadapan Juri

Belitong Tourism and Holiday

Anggota DPD RI Apresiasi Festival Pangkallalang 2025

Belitong Economic and Business

Angkasa Pura II Gelar Bazaar TJQ Fest
Umat Hindu Balitung

Belitong Humanities

Sambut Hari Raya Nyepi, Umat Hindu Dusun Balitung Arak Ogoh-Ogoh Berkeliling Kampung, Ini Maknanya

Belitong Tourism and Holiday

‎Jelajahi Belitong 2026: Puluhan Rider Nusantara dan Mancanegara Siap Taklukkan Jalur Eksotis Pulau Belitung

Belitong Sport

Ekspedisi Mengelilingi Pulau Belitung Berjalan Sukses, Habitat Buaya Sempat Jadi Tantangan
Dusun Balitung Pelepak Putih

Belitong Humanities

Damai Nyepi dari Dusun Balitung Pelepak Putih