Home / Belitong Health

Selasa, 10 Desember 2024 - 21:03 WIB

BPOM Evaluasi Program Keamanan Pangan BPOM di Kabupaten Beltim

Suasana pelaksanaan kegiatan evaluasi program keamanan pangan di Kabupaten Belitung Timur oleh BPOM Pangkalpinang, Selasa 10 Desember 2024.

Suasana pelaksanaan kegiatan evaluasi program keamanan pangan di Kabupaten Belitung Timur oleh BPOM Pangkalpinang, Selasa 10 Desember 2024.

BelitongToday, Manggar – Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Pangkalpinang menemukan adanya penggunaaan bahan berbahaya pada makanan yang dijual di Pasar Tradisonal Gantung. Rhodamin B dan Boraks ditemukan pada terasi dan kerupuk yang dijual oleh oknum pedagang.

Temuan itu disampaikan Kepala Balai POM Pangkalpinang, Agus Riyanto saat Rapat Monitoring dan Evaluasi Program Pangan Jajajan Anak Sekolah (PJAS), Desa Pangan Aman dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) Tahun 2024 di Auditorium Zahari MZ, Selasa 10 Desember 2024.

“Memang masih ada ditemukan kemarin. Ada dua sampel ya, satunya mengandung Rhodamin B yakni pewarna tekstil warna merah di terasi, satunya lagi ditemukan boraks di kerupuk,” ungkap Agus.

Baca Juga  Perketat Hewan Ternak Masuk, Pemkab Belitung Antisipasi Penyakit LSD

Didampingi Kepala Loka POM Belitung, Asruddin mengatakan temuan itu merupakan hasil dari pengambilan sampel pada 200 lebih makanan yang ada di Pasar, kantin sekolah serta tempat penjualan makanan yang ada di Kabupaten Beltim.

Pengujian dilakukan melalui rapid test kit terhadap beberapa parameter bahan berbahaya diantaranya Rhodamin B, Formalin, Metanil Yellow, Boraks maupun parameter biologi

“Dari 200 sampel, hanya satu itu saja. Sudah kita lakukan upaya pembinaan, sehingga nanti ke depannya tidak ditemukan lagi bahan berbahaya pada makanan,” kata Agus.

Baca Juga  Ini Manfaat Brokoli untuk Lawan Sembelit, Cegah Kanker, dan Jaga Kesehatan Tubuh

BPOM melaksanakan Program Nasional Keamanan Pangan PJAS, Desa Pangan Aman dan PPABK di Kabupaten Beltim sejak Maret 2024 lalu. Program ini merupakan kegiatan strategis BPOM yang tahun ini dilaksanakan di Pangkalpinang dan Kabupaten Beltim.

“Walaupun kegiatan ini secara full dilaksanakan di Belitung Timur, tahun depan tetap akan melakukan pengawalan dari Pangkalpinang. Loka POM Belitung juga akan melakukan pengawalan terhadap apa yang telah dilaksanakan pada tahun ini, jadi kita tidak terputus tapi kontinyu terus akan kita lakukan pengamanan di tahun-tahun berikutnya,” ujar Agus. (Angga/Rel)

Share :

Baca Juga

Kepala BKKBN RI

Belitong Health

Kepala BKKBN RI Kukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting

Belitong Health

Update Capaian Vaksinasi Covid-19 di Belitung, 54.283 Orang Sudah Mendapat Vaksin Booster
Sinar UV Matahari Ekstrem

Belitong Health

Ahli Mengungkap Penyebab Paparan Sinar UV Matahari yang Ekstrem Belakangan Ini
Susu Kacang Kesehatan badan

Belitong Health

Susu Kacang: Rahasia Meningkatkan Kesehatan Tulang dan Mendapatkan Berat Badan Ideal dengan Mudah!

Belitong Health

Diduga Menjadi Penyebab Gagal Ginjal Akut pada Anak, Bupati Minta Stop Penjualan Obat Sirop

Belitong Health

PMI Kabupaten Belitung Pastikan Stok Darah Cukup Jelang Akhir Tahun
Kalbe Farma

Belitong Health

Kalbe Farma Salurkan Obat Batuk Kepada Kabupaten Belitung Timur

Belitong Health

Dinkes Belitung Sediakan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Belitung Expo 2025, Ayo Datang!