Home / Belitong Humanities

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:57 WIB

‎Bupati Belitung Lantik Pejabat Baru, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi ‘Pemain Anggaran’

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah saat melantik sebanyak 10 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Belitung, Jumat 6 Februari 2026 (BelitongToday/IST-Diskominfo Belitung)

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah saat melantik sebanyak 10 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Belitung, Jumat 6 Februari 2026 (BelitongToday/IST-Diskominfo Belitung)

‎BelitongToday, Tanjungpandan – Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, memberikan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung untuk menjauhi praktik korupsi.

Hal tersebut disampaikannya dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Gedung Serba Guna (GSG) Ishak Zainudin, Jumat, 6 Februari 2025 kemarin.

Dalam sambutannya, Djoni menekankan bahwa korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan rakyat.

‎Ia menegaskan tidak akan menoleransi pihak-pihak yang mencoba memanipulasi anggaran demi kepentingan pribadi.

Baca Juga  Hore!! Honor Panwaslu Desa dan Gaji PPS 2024 Naik

‎”Saya tidak akan memberikan ruang bagi penyalahgunaan wewenang, pemain anggaran, dan aturan-aturan yang tidak etis,” tegas Djoni di hadapan para pejabat yang dilantik.

‎Guna memperkuat pesannya, Bupati Djoni mengutip pernyataan legendaris dari Proklamator RI, Mohammad Hatta, mengenai pentingnya kejujuran di atas kecerdasan.

‎”Kurang cerdas itu masih bisa diperbaiki, masih bisa di-servis, masih bisa di-treatment. Tapi kalau tidak jujur, itu tidak bisa ditoleransi,” ujarnya mengutip pesan Bung Hatta.

Lebih lanjut, ia menjamin bahwa pemerintah akan memberikan perlindungan penuh bagi ASN yang bekerja secara jujur dan sesuai aturan. Namun, ia mengingatkan bahwa jabatan tidak akan pernah bisa menjadi tameng hukum bagi mereka yang terbukti melakukan praktik rasuah.

Baca Juga  Google Tawarkan Solusi Baru dengan Rilis Kecerdasan Buatan Bard

Langkah tegas ini diambil untuk memastikan birokrasi di Kabupaten Belitung bekerja sepenuhnya untuk kepentingan publik dan masa depan daerah, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu.

“Mari kita buktikan bahwa pemerintah ini hadir bekerja dan berpihak bukan untuk kepentingan pribadi, tapi untuk masa depan Belitung,” pungkasnya. (Nazriel Semesta)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Gereja Katolik Regina Pacis Gelar Misa Tutup Tahun, Umat Diajak Berbela Rasa

Belitong Humanities

Gelar Aksi di Polda Babel, Mahasiswa: Assalamualaikum Bang Martoni

Belitong Humanities

Pembukaan MTQH XIII Babel Berlangsung Meriah, 7 Kafilah Kabupaten dan Kota Siap Berlaga di Belitung

Belitong Humanities

Peduli Terhadap Dunia Pendidikan, Camat Manggar Gagas Program ‘Bapak Angkat’
Latihan Jalak Sakti

Belitong Humanities

Berjalan Lancar dan Aman, Latihan Jalak Sakti 2023 Kopasgat Resmi Ditutup

Belitong Humanities

Bandara Hanandjoeddin Belitung Gelar Rapat Komite Keamanan Bandara Ke-2, Sosialisasikan Pencegahan Bahaya Kebakaran dan Latihan Penggunaan APAR

Belitong Humanities

Program “Bercerita” Berikan Dampak Besar bagi Siswa di Belitung, Ini Penjelasan Kadindikbud Belitung
DSPPPA Belitung

Belitong Humanities

Guyonan Sanem Kala Meresmikan Rumah Singgah DSPPPA Belitung, Sebut Siap Menampung Caleg Gagal