BelitongToday, Tanjungpandan – Bupati Belitung, Djoni Alamsyah, menegaskan bahwa penyesuaian dan pengurangan pagu anggaran pemerintah daerah tidak akan mengurangi kualitas maupun cakupan pelayanan Public Safety Center (PSC) 119, Senin 7 September 2026.
Langkah efisiensi yang diambil murni berfokus pada komponen belanja yang sudah tidak relevan, sementara kebutuhan operasional utama dipastikan tetap terpenuhi.
Djoni menjelaskan bahwa pemangkasan anggaran dilakukan secara selektif agar tidak mengganggu kesiapsiagaan layanan kegawatdaruratan bagi masyarakat.
Dukungan anggaran untuk kebutuhan vital seperti bahan bakar minyak (BBM) kendaraan operasional, pasokan oksigen, bahan medis habis pakai, alat tulis kantor, akses telepon, insentif tenaga sopir, hingga pajak dan pemeliharaan rutin kendaraan tetap disiapkan secara maksimal.
Sebagai bentuk penghematan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), pemerintah daerah menargetkan penghentian pembiayaan pada pos-pos yang dinilai kurang efektif, salah satunya biaya hotline Telkomsel yang pemanfaatannya tercatat sangat rendah.
Langkah penataan ini diambil agar alokasi APBD lebih tepat sasaran dan tidak terbuang pada layanan yang minim manfaat.
Ia menambahkan bahwa kebijakan penyesuaian ini pada dasarnya hanya mengubah struktur pembiayaan tanpa mengurangi sedikit pun komitmen pemerintah daerah terhadap pelayanan publik.
Meskipun efisiensi dilakukan pada sejumlah komponen biaya, kesiapjawaban dan kualitas layanan PSC 119 akan terus dipertahankan demi memberikan penanganan cepat dan tepat bagi warga yang membutuhkan. (Nazriel Semesta)
![]()







