Home / Belitong Humanities

Kamis, 18 April 2024 - 08:54 WIB

Damkar Belitung Utamakan Kecepatan Respon Pelayanan

Anggota Damkar BPBD Belitung melakukan sesi foto bersama dengan Pj Bupati Belitung dan jajaran forkopimda usai upacara peringatan HUT ke-105 Damkar dan Penyelematan di halaman kantor Bupati Belitung, Rabu 17 April kemarin.

Anggota Damkar BPBD Belitung melakukan sesi foto bersama dengan Pj Bupati Belitung dan jajaran forkopimda usai upacara peringatan HUT ke-105 Damkar dan Penyelematan di halaman kantor Bupati Belitung, Rabu 17 April kemarin.

BelitongToday, Tanjungpandan – Damkar Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengutamakan kecepatan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Kecepatan yang dimaksud adalah respon cepat dalam menindaklanjuti adanya laporan kebakaran maupun kejadian yang membutuhkan keselamatan.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Pelaksana Harian BPBD Belitung, Agus Supriadi dalam rangka memperingati HUT ke-105 Pemadam Kebakaran dan Penyelematan.

“Sehubungan dengan ulang tahun Damkar ke-105 jadi kami selalu mengutamakan ‘respon time’ yang cepat,” jelasnya Kamis 18 April 2024.

Baca Juga  Pertanyakan Laporan Penyerobotan Lahan Foresta yang Tidak Diproses Polres Belitung, Masyarakat Air Gede Bakal Gelar Aksi

Menurutnya, ‘respon time’ yang cepat adalah sangat penting. Satu menit pada saat peristiwa kebakaran adalah sangat berharga.

“Jadi kita selalu meningkatkan ‘respon time’ kita pada saat terjadinya kebakaran ataupun peristiwa non kebakaran,” imbuhnya.

Meningkatkan Kapasitas Personel

Selain itu, Agus melanjutkan, pihaknya juga selalu meningkatkan kemampuan kapasitas personel Damkar Belitung baik secara formal maupun non formal.

Ia mengatakan, personel Damkar BPBD Belitung ada sebanyak 30 orang, 10 berstatus ASN dan 20 non ASN.

Baca Juga  Miris! Nasib Anak Panti Asuhan di Belitung Ini, Melapor ke Polisi Soal Persetubuhan, Malah Dicabuli oleh Polisi

Bagi personel Damkar yang ASN mereka sudah memiliki kualifikasi dan bersertifikasi Pemadam I dan untuk non ASN memang belum sertifikasi P I karena terkendala biaya pelatihan yang tidak bisa menggunakan APBD.

“Namun untuk non ASN kita selalu berupaya mengikuti pelatihan mandiri dari pengalaman anggota P I dan para senior-senior kita berikan pelatihan soal alat, strategi pemadaman, dan hal-hal lain soal pemadaman kebakaran,” beber Agus Supriadi. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Tinjau Bundaran Satam, Bupati Belitung Pastikan Perayaan Malam Tahun Baru Berjalan Aman Terkendali
kantor Kejaksaan Negeri Belitung

Belitong Humanities

Adzan Berkumandang di Depan Kejaksaan Negeri Belitung, Massa Tuntut Martoni Cs Dibebaskan, Layangkan Laporan Lisan Dugaan Tipikor Foresta
Menumbing Raya

Belitong Economic and Business

KMP Menumbing Raya Angkut 128 Pemudik dari Sadai ke Tanjung Ru
Indonesia

Belitong Humanities

Kesadaran Masyarakat Indonesia akan Dana Pensiun Masih Cukup Rendah

Belitong Humanities

Meskipun Bulan Ramadhan, Kunjungan Masyarakat ke Perpustakaan Belitung Normal

Belitong Humanities

Habib Umar Bin Idrus Alkhirid Ajak Masyarakat Belitung Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW

Belitong Humanities

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Hilman Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa

Belitong Humanities

Ini Sosok Kadislog Lanud H.AS Hanandjoeddin yang Baru!