BelitongToday, Tanjungpandan – Pesta Budaya Desa Buluh Tumbang, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung, resmi dibuka oleh Wakil Bupati Belitung, Syamsir, pada Kamis (16/10/2025).
Festival yang berlangsung di Lapangan Persimura ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk melestarikan kekayaan budaya Belitong sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM.
Wabup Syamsir meresmikan acara dengan memukul gong, didampingi Kepala Desa Buluh Tumbang Riswan, Anggota DPD RI Darmansyah Husein, dan Ketua LAM Belitung Achmad Hamzah.
Enam Hari Pertunjukkan dan Bazar
Pesta Budaya ini dijadwalkan akan berlangsung selama enam hari penuh, mulai Kamis (16/10/2025) hingga Selasa (21/10/2025).
Selama periode tersebut, pengunjung dapat menikmati berbagai kesenian khas Belitong serta bazar yang diikuti oleh pelaku UMKM dari Desa Buluh Tumbang dan daerah sekitarnya.
Dalam sambutannya, Wabup Syamsir menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Buluh Tumbang.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini harus dimaknai sebagai upaya kolaboratif untuk menjaga budaya dan meningkatkan daya saing produk lokal.
”Kegiatan ini harus dimaknai sebagai semangat untuk terus melestarikan budaya daerah dan juga meningkatkan eksposur produk lokal, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan penjualan,” kata Wabup Syamsir.
Menurut Wabup Syamsir, pesta budaya sebagai wadah vital bagi masyarakat dan pelaku UMKM.
Acara ini memberikan kesempatan untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas, menguji tren pasar, dan mendapatkan umpan balik langsung dari konsumen.
Pemerintah Kabupaten Belitung berkomitmen penuh mendukung kegiatan yang mengkombinasikan atraksi seni, budaya, dan produk kreatif, yang dampaknya terasa langsung pada kesejahteraan.
”Kiranya dengan sinergitas bersama, perekonomian masyarakat akan semakin meningkat sektor pembangunan dan juga diharapkan daya saing serta kreativitas dalam mengolah produk terus meningkat,” tandasnya. (Adoy)







