Home / Belitong Environment

Jumat, 13 September 2024 - 09:21 WIB

Ekspedisi DJN 2024 Selesaikan Pengarungan dengan Penanaman 10.000 Bibit Mangrove di Belitung

Dokumentasi penanaman bibit mangrove oleh Tim Ekspedisi Dayung Jelajah Nusantara 2024 di Belitung.

Dokumentasi penanaman bibit mangrove oleh Tim Ekspedisi Dayung Jelajah Nusantara 2024 di Belitung.

BelitongToday, Membalong – Ekspedisi Berkelanjutan Dayung Jelajah Nusantara (DJN) 2024, dengan tajuk “BELITONG SEA KAYAK EXPEDITION,” segera menyelesaikan pengarungannya di kawasan pesisir Belitung.

Sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan, tim ekspedisi bekerja sama dengan PT Eigerindo MPI, Eiger, dan Yayasan Wanadri dalam penanaman dan pemeliharaan 10.000 bibit mangrove di Belitung.

Penanaman dan pemeliharaan mangrove ini akan dilaksanakan di dua lokasi utama yaitu Dusun Dudat, Desa Lasar, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, dan Kuale Tambak, Desa Sukamandi, Kabupaten Belitung Timur.

Aksi ini bertujuan untuk berkontribusi pada konservasi hutan mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus terintegrasi dengan kawasan wisata.

Ketua Divisi Lingkungan Yayasan Wanadri, Febby Nugraha menjelaskan bahwa setiap area mangrove menghadapi tantangan yang berbeda.

Baca Juga  Idul Fitri 1444 Hijiriah, Volume Sampah di Tanjungpandan naik 5-10 persen

“Kawasan mangrove di area Dudat memerlukan penebalan, sedangkan di Sukamandi, kawasan tersebut terancam oleh aktivitas penambangan liar. Di Subang, Jawa Barat, tantangannya adalah banjir rob dan abrasi.” ujarnya.

Sebagai langkah awal, penanaman bibit mangrove dilakukan pada hari Kamis, 12 September 2024, di Kantor Desa Lassar, Kecamatan Membalong, Belitung.

Acara ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai pihak yang peduli terhadap pelestarian alam, termasuk kepala desa Lassar, anggota Gapabel, dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Dinas Kominfo Kabupaten Belitung, Yayasan Belitung Biodiversity Observer, Komunitas Akar Bakau, KTH Sayang Kampong, KTH Gempar Dudat, serta perwakilan Tanjung Kelayang Reserve.

Baca Juga  Triwulan I 2024, Volume Sampah di Belitung Capai 4.617 Ton

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir dan hutan mangrove untuk keberlanjutan lingkungan.

Warga tidak hanya diajak untuk menanam tetapi juga merawat mangrove, yang diharapkan akan meningkatkan hasil tangkapan nelayan dan menyediakan ruang baru untuk ekowisata.

Ekspedisi Dayung Jelajah Nusantara (DJN) merupakan inisiatif berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Wanadri sejak 2023.

Ekspedisi ini bertujuan untuk menjelajahi pesisir tanah air, mempublikasikan potensi wisata, serta berupaya menjaga kelestarian alam Indonesia.

Pada tahun 2024, ekspedisi ini bekerja sama dengan Tanjung Kelayang Reserve dan fokus pada pesisir Belitung dengan salah satu misinya adalah membantu pelestarian hutan mangrove. (Angga/Rel)

Share :

Baca Juga

Bogor

Belitong Environment

Breaking News! Gempa Bumi Guncang Bogor dan Tangerang
Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Belitong Environment

DLH Beltim Peringati Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gelar Aksi Bersih-bersih di Pantai Nyiur Melambai
Camat Manggar

Belitong Environment

Camat Manggar Keluhkan Warga Banyak Buang Sampah Sembarangan, Sebabkan Lingkungan Kotor dan Bau Tidak Sedap
penghargaan belitung

Belitong Environment

Dinilai Berjasa dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan Laut, Wabup Belitung Terima Penghargaan dari Kemenko Marves
belitung hujan

Belitong Environment

Pagi Ini, Belitung Dilanda Hujan Intensitas Ringan
bibir pantai Belitung Timur

Belitong Environment

Meski Ditentang Nelayan, Aktivitas Penambangan Timah di Bibir Pantai Belitung Timur Terus Terjadi

Belitong Environment

Gelombang Laut Tinggi, PPN Tanjungpandan Minta Nelayan Tunda Melaut
hijau Mekah

Belitong Environment

Ini Fakta Ilmiah Hijaunya Gunung-Gunung di Mekah