Home / Belitong Economic and Business

Jumat, 22 Desember 2023 - 09:56 WIB

Jelang Nataru 2024, Pergerakan Penumpang di Bandara HAS Hanandjoeddin Tembus 2.239 Orang

Bandara internasional HAS Hanandjoeddin Belitung.

Bandara internasional HAS Hanandjoeddin Belitung.

BelitongToday, Tanjungpandan – Jumlah pergerakan penumpang pesawat di bandara internasional HAS Hanandjoeddin, Kabupaten Belitung periode Natal dan Tahun Baru 2024 tembus 2.239 orang.

PT. Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional HAS Hanandjoeddin Belitung, mencatat jumlah pergerakan penumpang pada, Rabu (20/12) mencapai 2.239 penumpang dengan total sebanyak 16 pergerakan pesawat.

Sedangkan jumlah pergerakan penumpang tersebut menjadi yang tertinggi sejak terakhir masa libur sekolah Juli lalu. Tepatnya di 5 Juli yang mencapai 2.658 pergerakan penumpang.

Namun untuk pergerakan penumpang tertinggi per hari di Bandara HAS Hanandjoeddin di tahun 2023 yaitu di masa angkutan Lebaran tepatnya di19 April 2023 dengan capaian 2.766 pergerakan penumpang per hari.

Executive General Manager Kantor Cabang Bandara Int H.AS Hanandjoeddin, Khaerul Assidiqi mengungkapkan jumlah tersebut termasuk pergerakan penumpang tertinggi pada periode tahun 2023.

Baca Juga  Kepala BKKBN RI Kukuhkan Forkopimda Sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) Babel

“Karena di hari-hari biasa pergerakan penumpang berada di kisaran 1.400-1.800 penumpang,” paparnya.

Khaerul menjelaskan, peningkatan ini dikarenakan Belitung merupakan salah satu destinasi liburan favorit para wisatawan dimasa liburan terlebih Natal dan Tahun Baru 2024.

Hal ini akan berlanjut sampai awal Januari 2024 nanti. Potensi kenaikan ini masih bisa terjadi mengingat beberapa minggu kedepan sudah mulai cuti bersama dan juga liburan anak sehingga momentum libur panjang tentu akan dimanfaatkan untuk berpergian dan berlibur di Pulau Belitung.

“Hasil pantauan kami dilapangan kami prediksi puncak arus keberangkatan akan jatuh Jumat tanggal 22 desember 2023 sedangkan untuk puncak arus balik jatuh di Selasa tanggal 02 januari 2024 nanti,” paparnya.

Ia memaparkan, kondisi saat ini adalah masih terbatasnya jumlah penerbangan serta tingginya harga tiket pesawat. Terkait ini memang jumlah armada pesawat dari maskapai saat ini masih terbatas, dimana jumlah armada pesawat di seluruh indonesia saat ini berjumlah 400 an, sementara sebelum pandemi jumlah armada pesawat di seluruh Indonesia berada angka 600 an.

Baca Juga  Jelang Malam Pergantian Tahun, Petani di Belitung Mulai Tanam Jagung, Luas Tanam Capai 19,4 Hektare

“Kami pun selaku pengelola bandara sedang dan terus mengupayakan penambahan penerbangan dengan berkomunikasi secara intensif dengan maskapai. Terakhir kita bertemu langsung dengan beberapa maskapai dalam Slot conference di Lombok dalam rangka upaya penambahan penerbangan ke Belitung diantaranya Pelita Air Service dan maskapai lainnya,” tandasnya.

Ia berharap, penambahan penerbangan ini bisa segera terealisasi sehingga efeknya juga bukan hanya bertambahnya pilihan namun bisa juga berdampak kepada harga tiket yang lebih kompetitif dan terjangkau oleh masyarakat.

“Kami sangat berharap juga jumlah penerbangan ke Belitung bisa ditambah dan harga tiket terjangkau bagi masyarakat,” paparnya. (Angga/Rel)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Tingkatkan Nilai Investasi, Belitung Siap Berikan Insentif dan Kemudahan kepada Investor
Bulog Belitung

Belitong Economic and Business

Stabilkan Harga Beras, Bulog Belitung Gelar Operasi Pasar Beras SPHP, Jual 1,5 Ton Beras SPHP

Belitong Economic and Business

Meriahkan Pertemuan World Ocean Assessment 2022, Belitung Tampilkan Bazar UMKM
Minyak Goreng Bulog Belitung 24.000

Belitong Economic and Business

Stok Minyak Goreng Bulog Belitung capai 24.000 liter
Duta Besar Uzbekistan

Belitong Economic and Business

Jajaki Peluang Kerja Sama, Dubes Uzbekistan Kunjungi Belitung, Ini Kesannya

Belitong Economic and Business

Baliho Bertuliskan ‘Ekonomi Belitung 2024 Meredup !’ Terpasang di Traffic Light Kampung Ujung

Belitong Economic and Business

Sahani-Isyak Fokus Garap Pariwisata dan UMKM Tahun 2023

Belitong Economic and Business

Indonesia Launches Blue Economy Roadmap 2023-2045