Home / Belitong Politics

Senin, 22 Mei 2023 - 18:39 WIB

Kasus Bayi Meninggal di Puskesmas Sijuk, Wabup Sampaikan Maaf, Sebut Pasien Bukan Melahirkan di Teras Puskesmas

DPRD Kabupaten Belitung melakukan audiensi terkait kasus meninggalnya bayi di Puskesmas Sijuk pada, Kamis (18/5) lalu.

DPRD Kabupaten Belitung melakukan audiensi terkait kasus meninggalnya bayi di Puskesmas Sijuk pada, Kamis (18/5) lalu.

BelitongToday, Tanjungpandan – Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie menyampaikan permintaan maaf atas nama pribadi dan pemerintah daerah tentang kasus meninggalnya bayi di Puskesmas Sijuk, pada Kamis (18/5) lalu.

“Pertama kami sampaikan duka mendalam dan rasa belasungkawa kepada keluarga dan almarhum bayi semoga diterima di sisi Tuhan YME. Mohon maaf atas ketidaknyamanan dan segala hal atas kejadian ini,” kata Wabup Belitung Isyak Meirobie.

Hal ini Wabup sampaikan usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Belitung, Senin (22/5). RDP mengenai kasus meninggalnya bayi di Puskesmas Sijuk beberapa waktu lalu.

Wabup menyampaikan, ia telah bertemu langsung dengan ibu dari bayi yang meninggal dunia tersebut yakni, Heni di kediamannya pagi tadi.

Baca Juga  Ini Daftar Calon Anggota Bawaslu Terpilih Kabupaten Belitung Masa Jabatan 2023-2028, Bakal Dilantik di Jakarta

“Saya pergi ke rumahnya selain menyampaikan ucapan duka saya juga ingin tahun dan mendengarkan langsung atau konfirmasi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, pihaknya sempat bertanya kepada ibu sang bayi sampai tiga kali. Terkait kebenaran melahirkan di teras Puskesmas Sijuk.

Namun sang ibu menjawab tidak melahirkan di Puskesmas Sijuk, akan tetapi di ruang bersalin puskesmas tersebut.

“Betulkah lahir di teras Puskemas Sijuk, jawaban ibu tidak. Mereka hanya menunggu di teras sampai pintu dibuka dan masuk menunggu di suatu ruangan, serta menunggu bidan datang,” imbuhnya.

Baca Juga  Ini Program 100 Hari Kerja Djoni Alamsyah - Syamsir, Fokus Sinergi dan Pembenahan

Isyak menyebutkan, setelah selisih beberapa menit bidan datang dan langsung melakukan tindakan persalinan kepada pasien.

“Dengan kondisi penerangan emergency, listrik mati, pukul 21.00 WIB lewat melahirkan dan pukul 01.00 WIB listrik baru menyala,” paparnya.

Isyak mengatakan, peristiwa ini menjadi pelajaran bagi pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Isyak menjelaskan atas peristiwa ini pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pelayanan dan prosedur di seluruh puskesmas setempat.

“Kami akan lakukan audit baik SDM, alat, dan prosedur, saya juga memastikan alat di sana seperti genset berfungsi baik,” imbuhnya. (Ferdy)

Share :

Baca Juga

Belitong Politics

Bunda Hellyana Dipastikan Turun di Pilkada 2024, Masih Tunggu Hasil Survei untuk Tentukan Posisi

Belitong Politics

Anggota DPRD Belitung Duduk Bersila Temui Massa FPMB
Supriyadi Kurnia Jaya

Belitong Politics

Maju Sebagai Calon Kades Kurnia Jaya, Supriyadi Siapkan Pelayanan Masyarakat Miskin yang Berobat ke Luar

Belitong Politics

Yuri Resmikan Posko Sekber ‘Beramal’ di Tanjungpandan, Ajak Menangkan Pilgub Babel 2024

Belitong Politics

Bawaslu Belitung Perpanjang Masa Pendaftaran PKD Pemilu 2024, Ini Jadwalnya
Sekda Belitung

Belitong Politics

Tidak Like dan Komentar Soal Politik di Media Sosial, Sekda Belitung minta ASN Jaga Netralitas

Belitong Politics

Maju Lewat Gerindra? Tim Djoni Alamsyah Ambil Formulir Pendaftaran Balon Bupati dan Wabup Pilkada 2024

Belitong Politics

โ€ŽJalan Air Buntar – Mentigi yang Rusak Parah Akibat Truk Tanah Liat, Mastoni Desak Pemda Turun Tangan