BelitongToday, Tanjungpandan – Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Belitung dalam tiga bulan terakhir terus melonjak. Hal ini terbukti dari banyaknya jumlah pasien yang menjalani di RSUD Marsidi Judono Belitung dalam beberapa bulan terakhir.
Direktur RSUD Marsidi Judono Belitung, dr. Ratih Lestari menyebutkan saat ini RSUD Marsidi Judono tengah merawat sebanyak 83 pasien yang didiagnosa DBD.
“Saat ini jumlah pasien DBD yang mendapatkan perawatan di RSUD Marsidi Judono sebanyak 83 orang,” katanya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Belitung dengan agenda pembahasan penanggulangan peningkatan kasus DBD di ruang Banmus DPRD Belitung, Senin (18/12).
Menurutnya, jumlah pasien DBD tersebut terus bertambah setiap bulannya. Pada November tercatat sebanyak 43 pasien, November 79 pasien, dan Desember (per hari ini) sebanyak 83 pasien.
“Jadi kalau kita lihat memang trimeter ini ada peningkatan apabila dibandingkan dengan trimeter sebelumnya,” terang dia
Ia menjelaskan, salah satu penyebab meningkatnya jumlah kasus DBD di Belitung dikarenakan terjadinya peralihan musim dari kemarau ke penghujan.
“Terutama di bulan-bulan Oktober, November, dan Desember peralihan musim penghujan maka kasus DBD mengalami peningkatan,” ucap dr. Ratih.
Ia pun menjelaskan, pasien DBD yang menjalani perawatan di RSUD Marsidi Judono 70 persen adalah kelompok anak-anak atau berusia di bawah 18 tahun.
“Kalau kami di RSUD Marsidi Judono Belitung memang fokusnya adalah kuratif dan rehabilitatif meskipun langkah preventif dan promotif telah dilakukan oleh rekan-rekan di Dinas Kesehatan Belitung dan puskesmas,” ungkapnya.







