Home / Belitong Economic and Business

Sabtu, 11 April 2026 - 09:41 WIB

‎Kecewa Pemadaman Listrik, Peternak Juru Seberang Geruduk Kantor PLN, Bawa Dua Mobil Pick Up Bangkai Ayam

Peternak asal Desa Juru Seberang, Robert menggeruduk kantor PLN Belitung dengan membawa bangkai ayam broiler siap panen yang mati akibat pemadaman listrik. Akibat peristiwa ini kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah (BelitongToday/Nazriel Semesta)

Peternak asal Desa Juru Seberang, Robert menggeruduk kantor PLN Belitung dengan membawa bangkai ayam broiler siap panen yang mati akibat pemadaman listrik. Akibat peristiwa ini kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah (BelitongToday/Nazriel Semesta)

BelitongToday, Tanjungpandan – Aksi protes tidak biasa dilakukan oleh seorang peternak ayam di Desa Juru Seberang, Dedi Irwandi alias Robert.

Pagi ini, ia mendatangi kantor PLN dengan membawa dua unit mobil pick up berisi ribuan bangkai ayam siap panen sebagai bentuk protes atas pemadaman listrik yang berulang.

Kejadian yang menimpa usaha peternakan milik Robert ini terjadi pada, Jumat 10 April 2026 kemarin.

Aliran listrik di wilayah tersebut dilaporkan mengalami gangguan “hidup-mati” sebanyak empat kali dalam satu hari.

‎Ketidakstabilan arus tersebut menyebabkan kerusakan pada peralatan sistem sirkulasi udara di dalam kandang.

Akibat rusaknya alat pengatur suhu tersebut, sebanyak 3.500 ekor ayam dengan bobot rata-rata 1,8 kilogram mati lemas di dalam kandang.

Baca Juga  Pelindo Regional 2 Tanjungpandan Terus Upayakan Pengerukan Kolam Pelabuhan

Padahal, ribuan ayam tersebut dijadwalkan akan dipanen dalam enam hari ke depan.

‎Robert mengungkapkan bahwa insiden ini menyebabkan kerugian materi yang sangat besar.

Berdasarkan perhitungan pakan, operasional, dan harga jual yang seharusnya didapat, total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.

‎”Sebagai konsumen dan pelanggan PLN, saya sangat kecewa. Kejadian ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya saya juga pernah mengalami hal serupa dengan jumlah kematian 1.800 ekor ayam. Sekarang terulang lagi dengan jumlah yang lebih besar,” ujar Robert dengan nada kesal, Sabtu 11 April 2026 pagi.

Baca Juga  Hore! Akhirnya Pemkab Beltim Bakal Aspal Jalan Selindang Desa Senyubuk

Ternyata, nasib malang ini tidak hanya menimpa Robert. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sejumlah peternak lain di wilayah terdampak juga mengeluhkan gangguan serupa akibat ketidakstabilan pasokan listrik PLN pada hari Jum’at kemarin.

Aksi membawa dua mobil pick up bangkai ayam ke hadapan pihak PLN dilakukan Robert sebagai bentuk protes nyata atas kerugian yang dideritanya.

Ia menuntut adanya solusi dan bentuk pertanggungjawaban dari pihak penyedia layanan listrik negara tersebut atas kerugian yang dialami konsumen, khususnya di sektor peternakan. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

RSUD Belitung Timur

Belitong Economic and Business

Kabar Gembira! Tunjangan Jasa Pelayanan Medik RSUD Belitung Timur Segera Dicairkan
XL Belitung

Belitong Economic and Business

Sinyal XL di Belitung Gangguan Sejak Siang Hari, Ini Penyebabnya

Belitong Economic and Business

Tanjungpandan Mengalami Deflasi 0,73 Persen di Mei 2025, Ini Penyumbangnya!

Belitong Economic and Business

Sepanjang 2022, BRI Tanjungpandan Kucurkan KUR Senilai Rp336 Miliar
Martoni Penyidik Polres Belitung

Belitong Economic and Business

Martoni Belum Penuhi Panggilan Penyidik Polres Belitung, Ini Alasannya
Pasar Tanjungpandan

Belitong Economic and Business

Hari Ketiga Idul Fitri, Suasana Pasar Tanjungpandan Masih Lengang

Belitong Economic and Business

Pemprov Babel Gelar UMKM Award 2024, Berikan Sejumlah Penghargaan Kepada Pelaku UMKM

Belitong Economic and Business

‎DKPP Belitung Salurkan Beras CBP, Segini Jumlah Penerimanya!