Home / Belitong Environment

Jumat, 8 September 2023 - 12:43 WIB

Kemarin, Damkar BPBD Belitung Tangani Dua Karhutla

Personel unit Damkar BPBD Belitung melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Desa Juru Seberang, Kamis (7/9) kemarin.

Personel unit Damkar BPBD Belitung melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Desa Juru Seberang, Kamis (7/9) kemarin.

BelitongToday, Tanjungpandan – Tim Unit Damkar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung menangani dua kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis (7/8) kemarin.

Peristiwa karhutla tersebut terjadi di wilayah Tanjungpandan. Kejadian pertama di Desa Juru Seberang pukul 15.20 WIB dan kejadian kedua di Jalan Melati, Desa Dukong pukul 16.01 WIB.

Komandan Regu Piket II Damkar BPBD Belitung, Riko Pribadi menjelaskan dua peristiwa kebakaran tersebut berhasil ditanggulangi.

Ia menjelaskan, adapun luas lahan yang terbakar di Desa Juru Seberang seluas kurang lebih dua hektare.

Sedangkan peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Melati, Desa Dukong, seluas kurang lebih satu hektare.

Baca Juga  Disdikbud Belitung Data Kesenian dan Produk Tradisional untuk Raih WBTb dan HAKI

“Untuk penyebab kebakaran dan sumber api belum bisa kami ketahui,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap semua pihak dan masyarakat dapat bersama-sama mencegah peristiwa karhutla.

Hal ini lantaran memasuki fase musim kemarau atau cuaca panas dan berangin sehingga dapat memicu peristiwa kebakaran baik hutan maupun lahan.

“Kami imbau masyarakat tidak membakar sampah tanpa pengawasan, membuang puntung rokok sembarangan, dan membuka lahan pertanian dengan dibakar,” jelasnya.

Seperti informasi sebelumnya, sudah lebih dari empat minggu Kabupaten Belitung dilanda kemarau panjang. Dengan tidak adanya hujan sama sekali pada kurun waktu tersebut, meningkatkan potensi kekeringan. Beberapa areal persawahan sudah terlihat kekeringan.

Baca Juga  Pentingnya Mengenal Paparan Sinar UV Matahari Ekstrem yang Meningkat di Indonesia dan Cara Melindungi Diri

Kemarau juga membuat potensi kebakaran hutan dan lahan menjadi semakin besar. Hal ini, karena banyaknya lahan berupa ilalang dan rumput kering sangat rentan terbakar, bahkan hanya oleh puntung rokok sekalipun. Data BPBD Kabupaten Belitung mencatat, sepanjang tahun 2023, terjadi sebanyak sebanyak 128 kasus kebakaran mulai Januari sampai awal September.

Jumlah kasus kebakaran terdiri 111 kebakaran hutan dan lahan, 11 kasus kebakaran bangunan, empat kasus kebakaran kendaraan, dan dua kasus kebakaran lainnya. Adapun kasus kebakaran yang paling mendominasi adalah kasus kebakaran hutan dan lahan.

(Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Environment

Peringati Hari Bumi 2025, Kemenag Belitung Tanam Ratusan Pohon Matoa
aktivitas Tambang

Belitong Economic and Business

Satpol PP Belitung Tertibkan Aktivitas TI di Kolong PDAM Air Serkuk, Amankan Sejumlah Peralatan Tambang

Belitong Environment

Gelombang Tinggi dan Angin Kencang, Banjir Rob Rendam Sejumlah Wilayah di Tanjungpandan

Belitong Environment

DLH Belitung Kumpulkan 28 Ton Sampah H-1 Idul Fitri 1445 Hijriah di Pasar Tanjungpandan
Spam Batu Mentas

Belitong Environment

Sanem Berharap Spam Batu Mentas Mampu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Belitong Environment

Peringati World Cleanup Day, Belitung Gelar Bersih-bersih Sepanjang Jalan

Belitong Environment

Wabup Belitung Apresiasi TNI Tanam Mangrove, Titip Pesan Jaga Kelestarian Lingkungan
gempa padang

Belitong Environment

Gempa Bumi Magnitudo 6,4 Guncang Padang Sidempuan, BMKG Minta Masyarakat Tetap Waspada