BelitongToday, Tanjungpandan – Tim Unit Damkar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung menangani dua kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kamis (7/8) kemarin.
Peristiwa karhutla tersebut terjadi di wilayah Tanjungpandan. Kejadian pertama di Desa Juru Seberang pukul 15.20 WIB dan kejadian kedua di Jalan Melati, Desa Dukong pukul 16.01 WIB.
Komandan Regu Piket II Damkar BPBD Belitung, Riko Pribadi menjelaskan dua peristiwa kebakaran tersebut berhasil ditanggulangi.
Ia menjelaskan, adapun luas lahan yang terbakar di Desa Juru Seberang seluas kurang lebih dua hektare.
Sedangkan peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Melati, Desa Dukong, seluas kurang lebih satu hektare.
“Untuk penyebab kebakaran dan sumber api belum bisa kami ketahui,” ungkapnya.
Oleh karena itu, pihaknya berharap semua pihak dan masyarakat dapat bersama-sama mencegah peristiwa karhutla.
Hal ini lantaran memasuki fase musim kemarau atau cuaca panas dan berangin sehingga dapat memicu peristiwa kebakaran baik hutan maupun lahan.
“Kami imbau masyarakat tidak membakar sampah tanpa pengawasan, membuang puntung rokok sembarangan, dan membuka lahan pertanian dengan dibakar,” jelasnya.
Seperti informasi sebelumnya, sudah lebih dari empat minggu Kabupaten Belitung dilanda kemarau panjang. Dengan tidak adanya hujan sama sekali pada kurun waktu tersebut, meningkatkan potensi kekeringan. Beberapa areal persawahan sudah terlihat kekeringan.
Kemarau juga membuat potensi kebakaran hutan dan lahan menjadi semakin besar. Hal ini, karena banyaknya lahan berupa ilalang dan rumput kering sangat rentan terbakar, bahkan hanya oleh puntung rokok sekalipun. Data BPBD Kabupaten Belitung mencatat, sepanjang tahun 2023, terjadi sebanyak sebanyak 128 kasus kebakaran mulai Januari sampai awal September.
Jumlah kasus kebakaran terdiri 111 kebakaran hutan dan lahan, 11 kasus kebakaran bangunan, empat kasus kebakaran kendaraan, dan dua kasus kebakaran lainnya. Adapun kasus kebakaran yang paling mendominasi adalah kasus kebakaran hutan dan lahan.
(Nazriel)







