Home / Belitong Environment

Minggu, 8 Oktober 2023 - 18:50 WIB

Masyarakat Dusun Teluk Dalam Keluhkan Asap dan Bau Pekat Dampak Kebakaran TPA, BPBD Belitung Bakal Uji Kualitas Udara

BelitongToday, Tanjungpandan – Masyarakat Dusun Teluk Dalam, Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, mengeluhkan asap dan bau pekat. Ini merupakan dampak dari terbakarnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gunung Sadai beberapa waktu lalu.

Asap dan bau pekat tersebut tercium oleh masyarakat Dusun Teluk Dalam, Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan. Dusun Teluk Dalam lokasinya tidak jauh dari TPA Gunung Sadai.

Persoalan asap dan bau dari peristiwa kebakaran TPA Gunung Sadai yang masyarakat Dusun Teluk Dalam rasakan dibenarkan oleh Kepala Pelaksana Harian BPBD Belitung, Agus Supriadi.

Menurut Agus, pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi beberapa waktu lalu untuk menindaklanjuti dampak dari terbakarnya tumpukan sampah di TPA Gunung Sadai.

“Masyarakat Dusun Teluk Dalam mengeluhkan bau asap dan pekat akibat kebakaran TPA,” jelasnya, Sabtu (7/10) kemarin.

Ia mengatakan, bau pekat tersebut muncul pada waktu tertentu. Salah satunya pada saat malam hari. Selain itu, kondisi bau tersebut juga sangat tergantung arah angin.

Baca Juga  ‎Antisipasi Potensi Ancaman Kebakaran di Natal dan Tahun Baru 2026, BPBD Belitung Berikan Imbauan, Yuk Cek!

“Munculnya di jam-jam tertentu salah satunya adalah di malam hari. Namun kondisi ini juga tergantung dengan arah angin,” beber Agus.

Oleh karena itu, dalam waktu dekat, pihaknya akan menggandeng Dinas Kesehatan Belitung untuk melakukan pengujian terhadap kualitas udara di dusun tersebut.

Hal ini ia lakukan untuk mengukur sejauh mana tingkat pencemaran udara yang terjadi dampak terbakarnya TPA Gunung Sadai beberapa waktu lalu.

“Pengujian ini menjadi dasar dalam pengambilan keputusan dan penetapan status selanjutnya,” jelas Agus.

Ia menyampaikan, hasil dari pengujian tersebut akan menjadi dasar dalam menetapkan status Dusun Teluk Dalam apakah siaga darurat atau tanggap darurat.

“Sehingga kami akan lebih mudah untuk mengambil langkah tindakan selanjutnya apakah masyarakat perlu evakuasi atau membutuhkan tindakan lainnya,” imbuhnya.

Baca Juga  Hari Raya Kurban, DLH Belitung Imbau Masyarakat Tidak Gunakan Kantong Plastik

Kebakaran TPA Gunung Sadai Sisakan Asap Putih

Sementara itu, kondisi terkini terbakarnya lahan tumpukan sampah TPA Gunung Sadai di Desa Juru Seberang tinggal menyisakan asap putih.

Pihaknya memastikan sudah tidak ada titik api di lokasi TPA. Hanya saja untuk memadamkan asap sepenuhnya membutuhkan waktu yang lama.

Hal ini lantaran tumpukan sampah yang terbakar menghasilkan gas metana.

“Saat ini masih menyisakan asap putih karena itu ada gas metana,” bebernya.

Selain itu, pihaknya juga rutin melakukan pemantauan kondisi TPA Gunung Sadai. Sambil melakukan penyemprotan dengan bantuan alat berat di lokasi TPA tersebut.

“Kami juga berencana membangun kolam di TPA dengan memanfaatkan sumber air dipompa dari sebuah kolong yang keberadaannya sekitar 300 meter dari lokasi TPA,” tutupnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Hari Kesiapsiagaan Bencana

Belitong Environment

Belitung Peringati Hari Kesiapsiagaan Bencana, Wabup Belitung: Semua Harus Saling Peduli

Belitong Environment

DLH Belitung Dorong Pengelolaan Sampah Melalui Bank Sampah Akar Berebat

Belitong Environment

Gunung Anak Krakatau Tercatat Empat Kali Erupsi Sejak Awal Tahun

Belitong Environment

Antisipasi Banjir, DLH Belitung Minta Desa dan Kelurahan Gencarkan Pengelolaan Sampah

Belitong Environment

Bupati Belitung Tinjau Kondisi TPA Gunung Sadai
Geopark Belitong

Belitong Environment

Jelang Revalidasi Geopark Belitong oleh UNESCO, Sanem Optimis dapat Mempertahankan Status UGG

Belitong Environment

DLH Belitung Kumpulkan 8 Ton Sampah Perayaan Malam Pergantian Tahun di Bundaran Satam
Nirok

Belitong Environment

Lestarikan Budaya, Ratusan Masyarakat Belitung Timur Ikuti Lomba “Nirok”