Home / Belitong Humanities

Kamis, 24 Agustus 2023 - 19:20 WIB

Ketua FKAB Belitung Benarkan Martoni Diamankan Pihak Kepolisian, Minta Masyarakat Tetap Berkepala Dingin

Situasi acara prosesi adat di kediaman tokoh adat Dusun Air Gede, Kecamatan Membalong, Kek Marza demi menindaklanjuti konflik antara PT. Foresta Lestari Dwikarya bersama masyarakat tujuh desa, Kamis (24/8) siang.

Situasi acara prosesi adat di kediaman tokoh adat Dusun Air Gede, Kecamatan Membalong, Kek Marza demi menindaklanjuti konflik antara PT. Foresta Lestari Dwikarya bersama masyarakat tujuh desa, Kamis (24/8) siang.

BelitongToday, Membalong – Ketua Forum Kedukunan Adat Belitung (FKAB), Mukti Maharip membenarkan bahwa koordinator lapangan aksi demontrasi terhadap PT Foresta Lestari Dwikarya, Martoni telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Hal ini Mukti sampaikan usai acara kesepakatan adat guna menyikapi konflik antara PT. Foresta Lestari Dwikarya dan masyarakat tujuh desa di kediaman tokoh adat Dusun Air Gede, Desa Kembiri, Marza, Kamis (24/8) siang.

“Iya semalam sekitar pukul 02.00 WIB korlap Martoni telah pihak kepolisian amankan,” ucapnya kepada para awak media yang menghadiri kegiatan tersebut.

Baca Juga  Kunker ke Belitung, Edi Nasapta Bahas Solusi Kemerosotan Ekonomi Bangka Belitung

Ia menjelaskan, pihak kepolisian sebelumnya telah melayangkan surat pemanggilan kepada korlap aksi demontrasi tersebut sebagai saksi atas dugaan tindak pidana pengerusakan kantor dan sejumlah peralatan PT. Foresta Lestari Dwikarya pada, Rabu (16/8) lalu.

Namun, Mukti, melanjutkan, Martoni belum memenuhi panggilan tersebut. Pihak kepolisian selanjutnya melayangkan surat pemanggilan kedua kepada Martoni.

“Surat tersebut ada batas waktunya akhirnya semalam sekitar pukul 02.00 WIB kepolisian melakukan penjemputan terhadap Martoni,” paparnya.

Ia menambahkan, selain Martoni, ada delapan orang masyarakat yang juga turut polisi amankan dan mintai keterangan terhadap kejadian pengrusakan dan pembakaran beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Hasil Pantauan Hilal 1 Ramadan 1444 Hijriah di Tanjungpendam Tertutup Awan, Kemenag Belitung Pikirkan Lokasi Alternatif

“Total ada sembilan orang Polres amankan, tadi pagi saya juga mendapat telepon dari kepolisian bahwa memberikan informasi tentang telah diamankannya mereka,” ucap Kik Mukti, sapaan akrab Mukti Maharip.

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat tetap berkepala dingin menyikapi situasi yang terjadi saat ini. Ia berharap, masyarakat tidak melakukan aksi setelah pihak kepolisian mengamankan Martoni beserta delapan warga lainnya.

“Saya minta masyarakat mohon ikutilah apa kata para tokoh adat ini,” tutupnya. (Tim)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

H-2 Idul Fitri 1445 Hijiriah, Arus Penumpang di Pelabuhan Tanjungpandan Menurun

Belitong Humanities

Jelang Pemilu 2024, Danrem 045/Gaya Minta Personel Kodim 0414 Belitung Jaga Netralitas

Belitong Humanities

Lanud HAS Hanandjoeddin Belitung Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 Hijriah

Belitong Humanities

Refleksi Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96, KNPI Belitung Ingin Pemuda Tidak Jadi Alat Politik
Bung Karno

Belitong Humanities

Ramaikan Puncak Haul Bung Karno, Ratusan “Banteng” Kader PDI Perjuangan Beltim Bakal Berangkat ke Jakarta

Belitong Humanities

Wujud Pengabdian IMIPAS, Bapas Tanjungpandan Renovasi Surau Al- Ihsan Bersama Klien dan Masyarakat

Belitong Humanities

BREAKING NEWS! Massa FPMB Tiba di Kantor DPRD Belitung

Belitong Humanities

Ratusan Pelayat Antar Kepergian H. Anwar DM, Mantan Ketua MUI Belitung Dua Periode