Home / Belitong Humanities

Jumat, 8 September 2023 - 12:56 WIB

Korlap Samsul Sayangkan Bupati Belitung Tidak Izinkan Kades Berangkat Hadiri RDP di DPRD Babel

Koordinator lapangan konflik masyarakat tujuh desa terhadap PT. Foresta Lestari Dwikarya, Samsul Basroni.

Koordinator lapangan konflik masyarakat tujuh desa terhadap PT. Foresta Lestari Dwikarya, Samsul Basroni.

BelitongToday, Tanjungpandan – Koordinator lapangan konflik masyarakat tujuh desa terhadap PT. Foresta Lestari Dwikarya, Samsul Basroni menyayangkan Bupati Belitung Sahani Saleh tidak mengizinkan kepala desa berangkat memenuhi undangan pansus DPRD Bangka Belitung, Rabu (6/9) lalu.

“Iya, memang kami menyayangkan karena pada dasarnya tim DPRD provinsi harus tahu apa sih sebenarnya. Bukan masalah 11 orang itu, namun asal muasal permasalahan dengan Foresta seperti apa,” kata Samsul kepada BelitongToday di sela kegiatan Gerakan Pangan Murah. Di halaman Gedung Serba Guna, Jumat (8/9).

Ia menjelaskan, seharusnya perwakilan kepala desa dari tujuh desa menyampaikan permasalahan PT. Foresta Lestari Dwikarya di hadapan anggota Pansus DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Kepala desa harusnya menyampaikan selama 28 tahun berproses seperti apa perusahaan Foresta ini,” ujarnya.

Baca Juga  Sosialisasikan Kebijakan Perizinan Berusaha, DPMTSPP Belitung Gelar Sosialisasi

Namun sangat ia sayangkan dalam kesempatan tersebut, perwakilan kepala desa dari tujuh desa yang bermasalah dengan Foresta Lestari Dwikarya tidak diperkenankan bupati berangkat menghadiri RDP tersebut.

“Seharusnya jika kades pergi dan korlap juga pergi mereka datang membawa data, maka akan terang benderang. Sehingga konsumsi publik terhadap 11 orang tersebut tidak negatif. Jangan melihat sisi pengrusakan, mereka berjuang karena ada yang harus diperjuangkan,” papar Samsul.

Samsul berpendapat, meskipun demikian, pasti tetap ada alasan mengapa Bupati Belitung Sahani Saleh tidak mengizinkan kepala desa. Dari tujuh desa yang berkonflik dengan Foresta menghadiri RDP itu.

Sebaiknya Anggota Pansus DPRD Babel Datang ke Belitung

“Secara keseluruhan intinya adalah takut berseberangan informasi, kemudian terkait intervensi juga. Sehingga bupati memutuskan agar kepala desa tidak mengikuti RDP tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga  Pangdam II/Sriwijaya Resmi Tutup Kegiatan TMMD ke-118 Kodim 0414 Belitung

Selain itu, Samsul melanjutkan, ke depannya untuk efisiensi sebab objek persoalan tersebut adalah di Belitung. Maka alangkah baiknya anggota Pansus DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut datang ke Belitung.

“Kalau kami dari korlap sih, untuk meminimalisir pengeluaran pendanaan desa lebih efisien mereka (anggota pansus, red) ke sini. Karena objek ada di sini,” terangnya.

Samsul juga berharap, selanjutnya apabila ada pembahasan Pansus DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tentang konflik Foresta Lestari Dwikarya dapat terlaksana di Belitung.

“Mereka yang datang karena mereka jelas telah mendapat fasilitas dari negara,” ungkapnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

10 Perwakilan ASN Purnabakti Pemkab Belitung Terima Penghargaan, Mikron Peluk Erat Muhammad Iqbal

Belitong Humanities

Senator Babel Darmansyah Husein Serahkan Hadiah Juara 1 Lomba Video Tematik DPD RI 2025

Belitong Humanities

Pemerintah dan Masyarakat Berharap Sekolah Unggulan Garuda Segera Dibangun di Beltim
ZIS Baznas Belitung

Belitong Humanities

Baznas Belitung Serahkan Laporan Kinerja Semester Pertama 2023 ke Bupati, Berhasil Kumpulkan ZIS Sebesar Rp1,17 Miliar

Belitong Humanities

Perkuat Tali Silaturahmi, DPC Hipakad Belitung Gelar Halal Bihalal Idul Fitri

Belitong Humanities

Tutup Kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah 2023, Sanem Pamit Karena Masa Jabatan Segera Berakhir
Sekolah Belitung

Belitong Humanities

Sekolah di Belitung Mulai Buka PPDB, Berikut Tahapannya

Belitong Humanities

Respon Cepat Musibah Tenggelamnya KM Osela, Polres Belitung Dirikan Posko Informasi