BelitongToday, Jakarta – Bupati Kabupaten Belitung Timur, Burhanudin melakukan kunjungan ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Jumat (3/3) lalu.
Kunjungan tersebut dalam rangka melakukan koordinasi dan sinkronisasi kebijakan pemerintah pusat terkait pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Menurut Burhanudin, ada beberapa hal yang harus diperhitungkan oleh Pemerintah pusat berkaitan dengan tenaga kependidikan seperti staf Tata Usaha (TU) di sekolah.
Aan, sapaan akrab Bupati Belitung Timur, menilai staf TU sekolah memiliki peran vital di bidang pendidikan.
“Kita juga mengusulkan dan membahas mengenai pegawai-pegawai TU yang ada di sekolah-sekolah dan mereka semua perlu kita perjuangkan,” ungkapnya.
Aan menerangkan, staf TU sekolah memiliki hak yang sama untuk bisa diangkat menjadi PPPK.
“Mereka juga memiliki hak yang sama, oleh karena itu kita memperjuangkan untuk dapat menjadi PPPK,” tambahnya.
Lebih lanjut, Aan mengatakan sekolah di Beltim masih sangat membutuhkan staf TU.
Akan tetapi, lanjutnya, tenaga TU sekolah saat ini mayoritas adalah honorer dengan pendidikan terakhir tamatan SMA.
Oleh karena itu, Aan mengajak Kemendikbudristek untuk bersama-sama mencarikan solusi terkait permasalahan tenaga kependidikan tersebut.
“Saya berharap, permasalahan ini bisa menjadi pemikiran bersama, artinya maju mundurnya dunia pendidikan tidak lepas dari tangan-tangan struktural yang ada di sekolah yang bertugas sebagai Tenaga TU,” ujarnya.
Staf tata usaha adalah para petugas yang mengemban tanggung jawab untuk mengurusi segala bentuk administasi di suatu sekolah. Melalui staf tata usaha, semua pihak mulai dari kepala sekolah, guru hingga siswa akan mendapatkan kemudahan dalam mengurus segala kepentingan sekolah yang berhubungan dengan administrasi. (Aditama)







