BelitongToday, Tanjungpandan – Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Didin Solehudin melaksanakan Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 di kediamannya di Desa Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk, Jumat (14/11/2025).
Kegiatan reses tersebut merupakan agenda rutin untuk menyerap aspirasi warga khususnya di Daerah Pemilihan III Kabupaten Belitung.
Dalam reses itu, Didin Solehudin didampingi Perwakilan DPUPR Belitung Bondan dan Masali, Perwakilan Dishub Belitung, Firmawan.
“Undangan untuk mengikuti reses ini dari diri saya sendiri, mengundang masyarakat untuk mendengarkan aspirasi tentang keluhan-keluhan dan keinginan untuk membangun Kabupaten Belitung yang lebih baik,” kata Didin Solehudin atau KDS.
Menurut Didin, dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah usulan seperti infrastruktur. Diantaranya, aspirasi terkait peningkatan jalan di kawasan Tanjung Kelayang sepanjang kurang lebih 300 meter.
Selain itu, warga juga mengusulkan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Tanjung Kelayang dan Tanjung Binga.
KDS menjelaskan, reses kali ini mengundang perwakilan masyarakat, yakni Tanjung Tinggi, Tanjung Binga, Batu Itam, dan Pelepak Putih.
Seluruh perwakilan desa hadir dan menyampaikan kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing.
“Alhamdulillah semuanya datang, dan masing-masing desa mengusulkan untuk pembangunan desa mereka,” kata KDS.
Ia menjelaskan, aspirasi dari Desa Pelepak Putih, warga mengusulkan bantuan rumah layak huni untuk satu orang serta pemasangan lampu jalan di perbatasan Trans Bali dan Pelepak Putih.
Sementara itu, warga Tanjung Tinggi meminta pembangunan jalur laut untuk kapal serta penambahan lampu jalan.
“Alhamdulillah di Tanjung Tinggi sendiri saat ini sudah ada lampu jalan, hasil reses kita sebelumnya,” sebutnya.
Didin juga menyampaikan bahwa pada Mei mendatang akan dilakukan pengaspalan sepanjang sekitar 1.840 meter di Jalan Tanjung Tinggi.
Menurutnya, mayoritas aspirasi warga masih didominasi kebutuhan infrastruktur, terutama jalan.
“Di sekitar kediaman saya ada jalan masih tanah merah, mungkin itu yang peningkatannya dari nol. Kalau peningkatan jalan lainnya hanya lapisan. Mungkin anggarannya tidak terlalu besar, mudah-mudahan bisa ter-cover semua untuk kenyamanan masyarakat,” jelasnya.
Kemudian Didin menambahkan, semua aspirasi yang diterima akan dibawa dalam penyusunan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Belitung.
“Nanti akan diparipurnakan. Setelah diparipurnakan, bukan hanya formalitas saja, tetapi akan dimasukkan ke SIPD. Kita akan kawal agar bisa terealisasikan seluruhnya,” tandasnya. (Adoy)







