BelitongToday, Manggar – Menjelang satu abad berdirinya lembaga pendidikan teknik di Kabupaten Belitung Timur, SMK Stannia Manggar menggelar beragam kegiatan dalam rangka menyambut 100 Tahun Heritage School of Ambacht Cursuus Anno 1928.
Momentum ini menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang sekolah teknik tertua di Pulau Belitung sekaligus sarana menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah dan warisan pendidikan daerah.
Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, SMK Stannia menyelenggarakan Lomba Mewarnai, Menggambar, dan Melukis yang diikuti oleh 180 peserta dari 51 sekolah di Kabupaten Belitung Timur.
Kegiatan yang digelar pada Selasa (28/10/2025) di lingkungan sekolah itu mencatat partisipasi 19 sekolah untuk Lomba Mewarnai, 21 sekolah dalam Lomba Menggambar, dan 11 sekolah di Lomba Melukis. Antusiasme tinggi para peserta mencerminkan semangat pelajar Beltim dalam menyalurkan kreativitas serta mengenal nilai-nilai sejarah lokal melalui karya seni.

Tidak berhenti di sana, SMK Stannia juga telah menyiapkan berbagai agenda lanjutan hingga pertengahan November 2025, seperti Lomba Paduan Suara (30–31 Oktober), Sarasehan Sejarah dan Kepahlawanan (10 November), serta Gerak Jalan Santai (14 November). Seluruh kegiatan dipusatkan di area sekolah yang menjadi lokasi berdirinya bangunan bersejarah Ambacht Cursuus.
Kepala SMK Stannia Manggar, Giyantoro, menuturkan bahwa kegiatan ini bukan hanya perayaan usia, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap nilai perjuangan, keterampilan, dan semangat belajar yang diwariskan generasi pendahulu.
“SMK Stannia tidak sekadar memperingati usia, namun meneguhkan kembali jati diri sebagai lembaga pendidikan teknik yang lahir dari semangat kebangsaan dan pengabdian. Kami ingin peserta didik memahami akar sejarahnya serta bangga menjadi bagian dari warisan pendidikan yang hampir seabad,” ujarnya.







