Lebih lanjut, Giyantoro menegaskan bahwa momen menuju 100 tahun ini menjadi saat yang tepat bagi SMK Stannia untuk memperkuat komitmen membangun pendidikan teknik yang berakar pada sejarah, namun berpandangan maju.
“Kami ingin warisan Ambacht Cursuus tidak hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi hidup dalam semangat inovasi dan pengabdian siswa-siswi kami. Seratus tahun bukan sekadar angka, melainkan tonggak untuk melangkah lebih jauh,” tegasnya.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, SMK Stannia berharap perjalanan menuju satu abad pendidikan teknik di Belitung Timur menjadi simbol keterhubungan antara sejarah, keterampilan, dan semangat generasi muda yang terus berkembang di tengah arus kemajuan zaman. (Tim/Rel)







