Home / Belitong Opinion

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:22 WIB

‎PAD Belitung Meningkat Ditengah Daya Beli yang Melemah, HIPMI Belitung: Sangat Paradoks

Ketua BPC HIPMI Belitung, Zainudin (BelitongToday/IST-Dokpri)

Ketua BPC HIPMI Belitung, Zainudin (BelitongToday/IST-Dokpri)

‎”Kondisi “terjepit” ini berpotensi memicu migrasi pelaku usaha dari sektor formal ke informal, atau yang lebih ekstrem, penutupan usaha secara permanen,” ungkapnya.

‎Ia menjelaskan, para analis ekonomi memperingatkan bahwa kenaikan PAD yang dipaksakan di tengah lesunya daya beli dapat menjadi “kemenangan semu”.

‎Jika basis pajak (UMKM) terus ditekan, lanjut dia, tanpa adanya penguatan daya beli, maka di masa depan basis pajak tersebut akan tergerus.

‎”Jika pelaku usaha kolaps, maka sumber PAD di tahun-tahun mendatang akan hilang. Kebijakan fiskal harusnya bersifat pro-growth dan pro-poor, bukan sekadar pemenuhan angka di laporan keuangan,” tulis analisis tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga  Acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Timur, Abdul Kadir Kenang Lucunya Main Golf Bersama Burhanudin

‎Pemerintah Kabupaten Belitung didorong untuk melakukan rekalibrasi kebijakan fiskal agar lebih berkeadilan.

‎Keberhasilan pembangunan seharusnya tidak hanya diukur dari nominal kas daerah, tetapi dari tingkat kesejahteraan dan daya beli masyarakat.

‎Prioritas kebijakan kini perlu diarahkan pada pemberian insentif dan relaksasi pajak bagi UMKM yang terdampak penurunan daya beli.

Baca Juga  Olahraga Tradisional Beripat Beregong Modifikasi

‎Optimalisasi belanja daerah yang mampu menstimulus perputaran uang di pasar lokal.

‎Penguatan program jaring pengaman ekonomi untuk memulihkan konsumsi rumah tangga.

‎”Tanpa langkah korektif, prestasi PAD Belitung berisiko kehilangan makna substantifnya. Pembangunan yang inklusif hanya bisa tercapai jika pertumbuhan fiskal daerah sejalan dengan kesehatan ekonomi masyarakatnya,” tutup Zainudin atau yang biasa disapa Unding. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Budaya Bahasa

Belitong Opinion

Mirisnya Budaya Santun Terhadap Orang Tua karena Penerapan Bahasa Gaul yang Salah
Kupi Tuan Kuase

Belitong Opinion

Kupi Tuan Kuase, Menikmati Kopi Ala Tuan dan Nona Belanda

Belitong Opinion

Sahani Saleh, dari ‘Tuk Lanun’ Hingga Pantun Bunga Teruntum di Atas Batu
Pendidikan Moral Anak

Belitong Opinion

Pentingnya Pendidikan Moral Bagi Anak

Belitong Opinion

Maraknya Kecanduan Judi Online di Kalangan Remaja
SEA Games 2023

Belitong Opinion

SEA Games 2023, Masihkah Efektif sebagai Ajang Mempererat Hubungan Negara Asia Tenggara?

Belitong Opinion

Biji Ketiau, Potensi Ekonomi Baru Masyarakat Desa Kemiri

Belitong Opinion

Refleksi 23 Tahun Pokja Wartawan Belitung