Home / Belitong Opinion

Senin, 22 Mei 2023 - 12:33 WIB

SEA Games 2023, Masihkah Efektif sebagai Ajang Mempererat Hubungan Negara Asia Tenggara?

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung, Sonia Yudiska.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung, Sonia Yudiska.

Oleh: Sonia Yudiska*

Pesta olahraga Negara-negara Asia Tenggara atau SEA Games tahun 2023 yang berlangsung di Phnom Penh, Kamboja menjadi edisi ke-32. Ajang ini merupakan pertemuan antar negara Asia Tenggara untuk menunjukkan bakat di bidang olahraga. Terdapat 36 cabang olahraga yang dipertandingkan pada SEA Games ini antara lain Atletik, Akuatik, Renang, Loncat Indah, dan Polo air. Selain itu, ada Selam, Bulutangkis, Basket, Biliard, Tinju, Catur, Xiangqi, Ouk Chatrang, dan Kriket. Juga ada Balap Sepeda, MTB, Road Race, Dance-breaking, Esports, Anggar, Floorball, Sepak bola, Golf, Gymnastic, serta Artistik. Lalu ada Aerobik, Hoki, Jetski, Judo, Karate, Martial Arts, Arnis, Jujitsu, Kickboxing, dan Kun Bokator. Kemudian Muay, Vovinam, Obstacle Race, Pencak Silat, Pentaque, Layar, Soft tennis, Sepak Takraw, dan Tenis Meja. Selanjutnya Taekwondo, Traditional Boat Race, Tenis, Triathlon/Aquathlon/Duathlon, Voli (Indoor&Pantai), Angkat Besi, Wrestling, dan Wushu.

Baca Juga  Mirisnya Budaya Santun Terhadap Orang Tua karena Penerapan Bahasa Gaul yang Salah

SEA Games berlangsung setiap dua tahun dan tahun ini berlangsung dari tanggal 5-17 Mei 2023. Terdapat 11 negara yang berpartisipasi pada SEA Games 2023 kali ini. Antara lain Brunei, Kamboja, Vietnam, Indonesia, Malaysia, Laos, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Timor Leste. Pada jalannya SEA Games tahun ini terdapat beberapa kekhawatiran atau kontroversi yang memungkinkan dapat menghambat efektivitas pelaksanaan SEA Games. Sebagai contoh yaitu, insiden bendera terbalik pada upacara pembukaan di Stadion Nasional Morodok Techo pada Jumat, 5 Mei 2023. Beberapa bendera negara seperti Myanmar, Indonesia, dan Vietnam yang dibawa oleh penari cadangan tampak terbalik dalam penampilan seniman lokal selama upacara pembukaan.

Baca Juga  ‎PPK Proyek Rehabilitasi Atap Museum Tanjungpandan Sampaikan Klarifikasi, Ini Penjelasannya!

Share :

Baca Juga

Belitong Opinion

Rindu di Batas Pulau

Belitong Opinion

APBN Menyatukan Kembali Belitung dan Belitung Timur

Belitong Opinion

Pulau Belitung

Belitong Opinion

‎PAD Belitung Meningkat Ditengah Daya Beli yang Melemah, HIPMI Belitung: Sangat Paradoks

Belitong Opinion

Refleksi 23 Tahun Pokja Wartawan Belitung

Belitong Opinion

Tak Hanya Sekolah dan Rumah Sakit, Ini Deretan Hasil Penyaluran DAK Fisik 2024 di Pulau Belitung
Generasi Muda

Belitong Opinion

Minimnya Kesadaran Generasi Muda terhadap Perkembangan Daerah

Belitong Opinion

Sudah Matikah Etika dan Moralitas Seorang Mahasiswa ?