Home / Belitong Opinion

Senin, 22 Mei 2023 - 12:33 WIB

SEA Games 2023, Masihkah Efektif sebagai Ajang Mempererat Hubungan Negara Asia Tenggara?

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung, Sonia Yudiska.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung, Sonia Yudiska.

Keputusan Panitia Banyak Merugikan Atlet

Kontroversi lain yaitu adanya pemboikotan kompetisi Kun Khmer yang dipimpin IFMA. Pada Juli 2022, Komite Penyelenggara Pesta Olahraga Asia Tenggara Kamboja (CAMSOC) memutuskan untuk menyamakan Muay Thai dengan Kun Khmer. Serta, menggunakan nama “Kun Khmer” sebagai nama resmi kompetisi tersebut. Tindakan ini karena adanya ketidaksenangan sebagian masyarakat Kamboja. Mereka mengkritik panitia penyelenggara karena tidak menampilkan patriotisme yang cukup dalam mempromosikan seni bela diri tradisional Kamboja. Adanya masalah pada keputusan juri juga menjadi kontroversi pada SEA Games 2023. Karateka Filipina Junna Tsukii memprotes keputusan juri yang memberinya medali perak di nomor kumite-50 kg putri. Setelah pertarungannya melawan Shahmalarani Chandran berakhir imbang, juri tetap terbagi dalam pemungutan suara pemenang sebelum wasit memberikan kemenangan kepada Shahmalarani. Hal yang sama juga terjadi pada atlet Indonesia, Safira Dwi Meilani. Safira sempat terkena diskualifikasi pada 18 detik sebelum berakhirnya pertandingan final. Padahal, saat itu Safira sudah unggul jauh.

Baca Juga  Damai Nyepi dari Dusun Balitung Pelepak Putih

Selain itu, terdapat pembatasan pada partisipasi dan medali pada olahraga tertentu. Misalnya, seni bela diri, perahu naga, dan e-sports. Sementara, pembatasan tersebut tidak berlaku untuk negara tuan rumah. Kontroversi lain yang memungkinkan akan menghambat efektivitas pelaksanaan SEA Games adalah aturan partisipasi tim campuran bulu tangkis. Negara yang terkena pembatasan ini adalah Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Sementara pembatasan tersebut tidak berlaku pada negara Kamboja sebagai tuan rumah.

Baca Juga  Minimnya Kesadaran Generasi Muda terhadap Perkembangan Daerah

Share :

Baca Juga

Belitong Opinion

Sudah Matikah Etika dan Moralitas Seorang Mahasiswa ?
Kelangkaan Gas Belitung

Belitong Economic and Business

Mengurai Benang Kusut Kelangkaan Gas Melon di Belitung, Jangan Jadi Macan Ompong

Belitong Opinion

“KETIKA MESIN MENGAMBIL ALIH: MASIHKAH ADA TEMPAT BAGI INTEGRITAS ASN DALAM PELAYANAN PUBLIK MODERN?”
Malam Ramadan

Belitong Opinion

Dua Pemuda Saleh di Malam ke-26 Ramadan
Generasi Muda

Belitong Opinion

Minimnya Kesadaran Generasi Muda terhadap Perkembangan Daerah

Belitong Opinion

Menciptakan Keselarasan Dengan Alam

Belitong Opinion

Pulau Belitung

Belitong Opinion

Realisasi Investasi Sebatas Wacana, Tokoh Masyarakat Ini Ingatkan Bupati Jangan Salah Pilih Kepala DPMPTSPP Belitung