Home / Belitong Opinion

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:02 WIB

Realisasi Investasi Sebatas Wacana, Tokoh Masyarakat Ini Ingatkan Bupati Jangan Salah Pilih Kepala DPMPTSPP Belitung

Tokoh masyarakat Belitung, Sabriansyah mengingatkan agar Bupati Belitung tidak salah menunjuk sosok yang akan mengisi kursi Kepala DPMPTSPP Belitung karena menyangkut investasi dan lapangan kerja (BelitongToday/IST-Dokpri)

Tokoh masyarakat Belitung, Sabriansyah mengingatkan agar Bupati Belitung tidak salah menunjuk sosok yang akan mengisi kursi Kepala DPMPTSPP Belitung karena menyangkut investasi dan lapangan kerja (BelitongToday/IST-Dokpri)

BelitongToday, Tanjungpandan – Tokoh Masyarakat Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabriansyah menilai tren investasi di Kabupaten Belitung sepanjang 2025 lesu dan melemah.

Sejumlah investasi yang akan masuk dan hadir pun baru hanya sebatas wacana dan janji semata.

Tentunya kondisi ini sangat disayangkan, sejauh ini belum ada investasi yang benar-benar terealisasi secara riil di lapangan dan berdampak langsung untuk masyarakat.

‎Menurutnya, melesunya tren investasi di Belitung sepanjang 2025 lalu berdampak signifikan terhadap perekonomian daerah.

Salah satunya adalah terbatasnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Baca Juga  Besok! Massa Bakal Gelar Aksi di Polres Belitung, Sampaikan Tuntutan Pemindahan Tahanan Martoni Cs

Padahal seharusnya jika investasi betul-betul hadir secara rill maka dipastikan akan menyerap banyak tenaga kerja.

‎”Realisasi investasi hanya sebatas wacana, capaiannya belum berdampak langsung untuk masyarakat, kondisi ini sangat terasa sekali di sepanjang 2025 lalu,” jelas Tokoh Masyarakat Belitung, Sabriansyah atau sering disapa Pak Cik, Selasa 6 Januari 2026.

‎Ia menjelaskan, lesunya investasi di Kabupaten Belitung sepanjang 2025 bisa disebabkan oleh sejumlah faktor diantaranya adalah ketidakpastian kebijakan, regulasi yang kompleks, aspek birokrasi dan masalah infrastruktur.

Baca Juga  APBN Menyatukan Kembali Belitung dan Belitung Timur

Sabriansyah berpendapat kondisi ini akan membuat ragu investor untuk menanamkan modalnya.

‎”Kondisi ini diperparah dengan daya beli masyarakat yang membuat investor menunda untuk menanamkan atau membelanjakan modalnya di Kabupaten Belitung,” paparnya.

‎Oleh karena itu, tentunya hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah guna menghadirkan investasi untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

“Saya rasa ini menjadi pekerjaan rumah bagi kepala daerah untuk benar-benar bekerja ekstra keras menghadirkan investasi yang rill bagi masyarakat,” imbuhnya.

Share :

Baca Juga

Budaya Bahasa

Belitong Opinion

Mirisnya Budaya Santun Terhadap Orang Tua karena Penerapan Bahasa Gaul yang Salah

Belitong Opinion

Sudah Matikah Etika dan Moralitas Seorang Mahasiswa ?
Kelangkaan Gas Belitung

Belitong Economic and Business

Mengurai Benang Kusut Kelangkaan Gas Melon di Belitung, Jangan Jadi Macan Ompong

Belitong Opinion

Legenda Beripat Beregong: Kisah dari Kelekak Gelanggang

Belitong Opinion

Biji Ketiau, Potensi Ekonomi Baru Masyarakat Desa Kemiri
Provinsi Bangka Belitung

Belitong Opinion

Pengaruh Artificial Intelligence Era 5.0 Terhadap Mahasiswa di Provinsi Bangka Belitung

Belitong Opinion

Sahani Saleh, dari ‘Tuk Lanun’ Hingga Pantun Bunga Teruntum di Atas Batu
Pendidikan Moral Anak

Belitong Opinion

Pentingnya Pendidikan Moral Bagi Anak