Home / Belitong Humanities

Senin, 27 November 2023 - 19:50 WIB

Pemkab Beltim Berikan Penghargaan Kepada Kelompok Tani dan Penyuluh Pertanian

Pemkab Beltim memberikan penghargaan kepada kelompok tani wanita, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam puncak acara Gerakan Menanam di Pekarangan (Gempar) tahun 2023.

Pemkab Beltim memberikan penghargaan kepada kelompok tani wanita, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam puncak acara Gerakan Menanam di Pekarangan (Gempar) tahun 2023.

BelitongToday, Manggar – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Belitung Timur memberikan penghargaan dan bantuan kepada para Kelompok Wanita Tani (KWT), penyuluh pertanian, kelompok tani yang sudah mendukung program pertanian di Belitung Timur. Penghargaan tersebut berupa peralatan tani, uang pembinaan hingga sepeda motor.

Penyerahan penghargaan berlangsung saat Puncak Acara Gerakan Menanam di Pekarangan (GEMPAR) tahun 2023 di halaman kantor Distangan Beltim, Senin (27/11).

Kepala Distangan Kabupaten Beltim, Heryanto mengatakan Kegiatan (P2L) di Kabupaten Beltim merupakan salah satu program yang mampu memantapkan ketahanan pangan di tingkat keluarga.

Program ini juga memberikan nilai ekonomi, sosial dan lingkungan yang tinggi bagi masyarakat.

Baca Juga  Hari Keempat Bazar Gemawira, Pelaku UMKM Bersyukur Dapat Berpartisipasi

“Kegiatan ini dilakukan melalui pemanfaatan lahan pekarangan, lahan tidur dan kosong yang tidak produktif, sebagai penghasil pangan dalam memenuhi kebutuhan keseharian dan gizi keluarga, serta berorientasi pasar untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga,” kata Danton sapaan akrab Heryanto.

Konsep P2L ini juga merupakan bagian dari Program Pemkab Beltim ‘Yuk Ke Ume’, yakni kemampuan untuk memproduksi sendiri bahan pangan dengan memanfaatkan sumber daya lokal.

Melalui program tersebut lahan pekarangan dapat ditanami berbagai tanaman pangan, sayuran dan buah-buahan, memelihara ternak dean unggas serta mengusahakan ikan di kolam-kolam yang sempit di pinggir rumah.

Baca Juga  ‎Imigrasi Tanjungpandan deportasi enam WNA asal China ‎

“Hasil survey kita, dengan luasan lahan yang hanya 100 meter persegi satu keluarga dapat memenuhi sebagian kebutuhan protein dan vitamin, serta dapat menghemat pengeluaran untuk pangan sekitar Rp 200.000 per bulan,” ungkap Danton.

Diakui Danton mayoritas kebutuhan produk-produk komunitas Holtikultura untuk Kabupaten Beltim masih dipasok dari luar daerah. Namun dengan P2L ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pemenuhan produk holtikultura tersebut.

“Meskipun kita sadari bersama bahwa untuk merubah pola konsumsi pangan bukan merupakan hal mudah, tetapi dengan tekad, kemauan dan komitmen kuat bersama dari seluruh stake holder maka keberhasilan akan dapat dicapai,” harapnya.

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Dubes Bulgaria untuk Indonesia Tanya Dimitrova Sebut Belitung Punya Potensi Melebihi Bali
Education Day

Belitong Humanities

Terapkan Kurikulum Merdeka, SMPN 1 Gantung Gelar “Education Day”
Disdukcapil Belitung Timur

Belitong Humanities

Disdukcapil Belitung Timur Ajak Masyarakat Daftar IKD

Belitong Humanities

‎Balai Pemasyarakatan Tanjungpandan Kunjungi SMP Negeri 6 Tanjungpandan, Bangun Sinergitas

Belitong Humanities

Hikmah 1 Muharram 1447 Hijriah, Saatnya Hijrah Menuju Kebaikan dan Ridha Allah SWT

Belitong Humanities

Peringati Sumpah Pemuda, MD KAHMI Kota Pangkalpinang Selenggarakan FGD

Belitong Humanities

Konferensi Pers RSUD Marsidi Judono Soal Dugaan Kesalahan Transfusi Darah, Ini Penjelasan Direktur

Belitong Humanities

Disdukcapil Belitung Dorong Masyarakat Aktivasi IKD, Ini Manfaatnya