Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie mengatakan bahwa para penyandang disabilitas memiliki karya yang lebih berkemampuan daripada manusia normal.
“Disabilitas itu terbagi atas dua kata, dis- dan -ability. Dis- artinya tidak, dan -ability artinya berkemampuan, bila digabungkan artinya tidak berkemampuan, saya tidak setuju dengan pernyataan tersebut karena bagi saya, para penyandang disabilitas mempunyai karya-karya yang lebih berkemampuan daripada saya, daripada kita semua yang ada di sini,” ujarnya.
Terakhir, Isyak mengajak kepada seluruh masyarakat agar bisa berkolaborasi dengan para penyandang disabilitas, bukan malah didiskriminasi.
“Mari kita ajak mereka berkolaborasi, bukan diskriminasi, percayalah bahwa selalu ada kesempatan yang luas, yang diberikan melalui banyak cara,” ajaknya.
Dia juga berpesan kepada para penyandang disabilitas, agar tidak henti-hentinya berkarya. Salah satu bentuk kolaborasi antara masyarakat dengan para penyandang disabilitas yakni melalui hubungan kerja sama dalam produk-produk kerajinan.
“Produk-produk mereka ini sangat bagus dan kreatif, nanti saya minta tolong kepada pihak UMKM agar dipilihkan produk-produk mereka untuk diikutsertakan dalam peringatan 4 tahun kepemimpinan pak Sanem dengan saya pada 21 Desember yang akan datang, produk-produk mereka yang bisa dilelang di depan pimpinan OPD,” imbuhnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan hiburan dan penampilan fashion show oleh anak-anak SLB Negeri Tanjungpandan. (Dafit)








