Home / Belitong Environment

Rabu, 14 Mei 2025 - 11:49 WIB

Populasi Terus Bertambah, Belitung Darurat Anjing Liar?

Anjing liar di pusat kota Tanjungpandan.

Anjing liar di pusat kota Tanjungpandan.

BelitongToday, Tanjungpandan – Keberadaan anjing liar di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah cukup meresahkan masyarakat.

Keberadaan anjing liar mudah dijumpai di titik-titik pusat kota seperti Bundaran Satam dan kawasan KV. Senang.

Selain mengganggu keindahan kota Tanjungpandan sebagai kawasan destinasi pariwisata.

Keberadaan anjing liar tersebut juga sudah meresahkan para pengendara dan khawatir menimbulkan kecelakaan lalulintas.

Bahkan ada pengendara yang sempat dikejar oleh anjing liar saat hendak menuju pasar Tanjungpandan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Belitung, Destika Efenly ketika dikonfirmasi oleh awak media menyebutkan bahwa populasi anjing liar ini sudah cukup banyak.

“Kami menilai memang populasi anjing liar sudah over, kalau sudah over jadi bisa dikatakan hama,” jelas Destika Efenly, Rabu 14 Mei 2025.

Baca Juga  Pemkab Beltim Tinjau Keretak Nujau, Potensi Wisata Baru di Kecamatan Gantung

Menurutnya, permasalahan keberadaan anjing liar ini sudah sempat dibahas dalam rapat dengan Wakil Bupati Belitung, Syamsir dan pihak terkait beberapa waktu lalu.

“Jadi memang harus mengambil langkah untuk mengendalikan populasi anjing liar bukan memberantas atau membasmi,” tegas Destika.

Ia mengatakan pula, tentunya langkah dan upaya ini akan disosialisasikan kepada masyarakat luas termasuk komunitas pecinta hewan setempat.

Pihaknya akan memperkuat sosialisasi kepada masyarakat apa yang dimaksud dengan anjing liar dan bahaya ancaman penyakit rabies dari gigitan anjing liar.

“Saat ini Belitung masih nihil kasus rabies jadi kami harapkan jangan sampai timbul kasus karena gigitan anjing liar,” jelasnya.

Baca Juga  Safrizal ZA: UMKM Award 2024 Bentuk Apresiasi dan Dukungan Bagi Pelaku UMKM

Ia menerangkan dari hasil rapat tersebut ada dua lokus pertama yang akan dilakukan upaya pengendalian populasi anjing liar karena keberadaannya sudah cukup meresahkan masyarakat.

Lokasi pertama adalah di kawasan Bundaran Tugu Satam dan lokasi kedua di kawasan Bandara Internasional H.AS Hanandjoeddin Belitung.

“Karena keberadaan anjing liar di dua lokasi itu sudah cukup mengganggu masyarakat bahkan untuk yang di bandara sudah masuk ke runway membahayakan pendaratan pesawat,” paparnya.

Tak lupa, Destika berpesan agar masyarakat yang memiliki hewan anjing peliharaan agar bisa diikat atau dikandang.

“Hal ini demi keamanan dan kenyamanan bersama,” tandasnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Belitong Environment

Catat Retribusi Pelayanan Persampahan 87 Persen, Bang Jo Optimis Capai Target Hingga Akhir 2025
Gempa Maroko

Belitong Environment

Gempa Dahsyat Guncang Maroko, Delegasi Geopark Belitung Termasuk Bupati dan Sekda Belitung Berhasil Selamat
Pelepak Putih

Belitong Environment

Lomba Desa Kabupaten Belitung 2023, Tim Penilai Kunjungi Desa Pelepak Putih

Belitong Environment

Gerakan Menanam Sejuta Pohon di Bumi Perkemahan Juru Seberang

Belitong Environment

Hujan Sejak Pagi Hari, BPBD Belitung Sebut Sejumlah Daerah Mulai Terendam Banjir
Tanjung Pendam

Belitong Environment

Dinas Pariwisata Belitung Gelar Beach Clean Up 2023, Sisir Sampah di Pesisir Tanjung Pendam

Belitong Environment

Wabup: WOA 2022 Promosikan Potensi Maritim dan Bahari Belitung
Mangrove Belitung

Belitong Environment

Delegasi Uni Emirat Arab Tanam Mangrove di Belitung, Wabup: Pariwisata Belitung Harus Naik Kelas