Home / Belitong Environment

Rabu, 20 Maret 2024 - 20:29 WIB

Aliran Sungai Cerucuk Alami Sedimentasi, Perlu Dilakukan Pendalaman

Rapat kordinasi teknis solusi pendangkalan sungai Cerucuk di ruang rapat Bupati Belitung, Rabu 20 Maret 2024.

Rapat kordinasi teknis solusi pendangkalan sungai Cerucuk di ruang rapat Bupati Belitung, Rabu 20 Maret 2024.

BelitongToday, Tanjungpandan – Aliran sungai Cerucuk, Kabupaten Belitung, mengalami sedimentasi atau pendangkalan sehingga perlu dilakukan pendalaman ataupun pengerukan.

Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Teknis Solusi Pendangkalan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cerucuk, Rabu 20 Maret 2024.

Rapat diikuti oleh sejumlah instansi terkait seperti Dinas Perikanan Belitung, Pelabuhan Perikanan Nusantara Tanjungpandan, Pertamina Patra Niaga Belitung, Pelindo 2 Cabang Tanjungpandan.

Kepala Dinas Perikanan Belitung, Firdaus Zamri menjelaskan bahwa ada sejumlah persoalan yang ditangkap dari DAS Cerucuk salah satunya adalah faktor pendangkalan.

Baca Juga  ‎Ini Sosok Direktur Politeknik Belitung yang Baru!

“Pendangkalan inilah yang membuat kapal-kapal nelayan sulit untuk olah gerak,” jelas Firdaus Zamri, Rabu 20 Maret 2024.

Tidak hanya terbatas pada kapal nelayan, Firdaus Zamri melanjutkan ada juga hal lain yang harus diperhatikan seperti kapal-kapal pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dengan demikian, alur sungai Cerucuk merupakan objek vital dan menjadi urat nadi perekonomian Belitung.

“Namun memang kondisi keluar masuk kapal sangat tergantung dengan kondisi pasang surut air laut,” imbuhnya.

Baca Juga  Breaking News! Gempa Bumi Guncang Bogor dan Tangerang

Maka dari itu, melalui rapat ini dicarikan solusi bagaimana nantinya agar kegiatan normalisasi aliran sungai Cerucuk bisa dilaksanakan.

Hal ini perlu upaya kolaborasi lintas sektor yang ada di sepanjang aliran sungai Cerucuk. Baik itu Pelindo Regional 2 Tanjungpandan, PPN Tanjungpandan, Pertamina, dan Dinas Perikanan Belitung sendiri.

“Aliran sungai Cerucuk ini pernah dikeruk tahun 2002 lalu sampai saat ini tidak pernah dikeruk lagi maka sedimentasi sudah cukup tinggi,” paparnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Cuaca Ekstrem

Belitong Environment

Cuaca Ekstrem, KSOP Tanjungpandan Imbau Nakhoda Kapal Tidak Memaksakan Diri Berlayar

Belitong Environment

Terakhir Terjadi di Tahun 2006, Halaman Kantor PPN Tanjungpandan Kembali Direndam Rob

Belitong Environment

Rekaman Video Babi Lepas di Jalan Sijuk Air Merbau Bikin Heboh Masyarakat
Jalan Murai

Belitong Environment

Sebabkan Sumber Air Baku Masyarakat Tercemar, Kades Air Raya Sesalkan Aktivitas Tambang di Jalan Murai Dalam
Vina Cristyn Ferani

Belitong Environment

Jaring Aspirasi Masyarakat, Vina Cristyn Ferani Gelar Reses di Kelurahan Tanjungpendam, Turun Langsung Respon Aspirasi Masyarakat
Kasus Kebakaran Belitung

Belitong Environment

Hingga Awal September Kasus Kebakaran di Belitung Capai 128 Kasus, 111 Kasus Merupakan Karhutla
Bibir Pantai

Belitong Environment

Penambangan di Bibir Pantai, DPRD Belitung Timur: Menyalahi Perda
Musim Kemarau Belitung

Belitong Environment

Belitung Masuki Fase Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat Hemat Air