General Manager PT. ASDP Indonesia cabang Bangka Belitung, Christoper dalam sambutannya mengatakan perihal ASD yang menjadi operator berkaitan dengan KMP Puteri Leanpuri.
“ASDP cabang Bangka memiliki 6 kapal, 1 pelabuhan, jadi KMP Puteri Leanpuri ini adalah salah satu kapalnya. Untuk pelabuhan ada yang milik daerah, ada yang milik pusat, dan pusat pelabuhan ASDP sendiri ada di Muntok. Khusus KMP Puteri Leanpuri ini, rute transportasinya dari pelabuhan Tanjung Ru ke pelabuhan Nyato,” terangnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Balai Transportasi Darat Wilayah Sumsel Babel, Muhammad Fahmi. Dia menambahkan, bahwa KMP Puteri Leanpuri sebagai moda transportasi antar pulau, mampu menciptakan mobilisasi masyarakat yang lancar.
“KMP Puteri Leanpuri sebagai moda transportasi laut antara Pulau Belitung dan Selat Nasik, diharapkan mampu menciptakan kelancaran dalam mobilisasi masyarakat,” ujarnya.
Bupati Belitung, Sahani Saleh berharap dengan adanya KMP Puteri Leanpuri ini, Selat Nasik bisa menjadi daerah yang berkembang, baik dari segi sumber daya alamnya, ekonominya, maupun pembangunannya.
“Dengan adanya KMP Puteri Leanpuri yang merupakan transportasi penghubung antara Belitung dan Selat Nasik, diharapkan kedepannya Selat Nasik bisa terus berkembang, baik dalam hal membudidayakan kekayaan alam darat dan lautnya, dari segi pendapatan ekonominya, dan pengembangan di sektor infrastruktur pembangunan,” harapnya.
Di akhir sambutan, pria yang akrab disapa Sanem itu meresmikan KMP Puteri Leanpuri di hadapan para tamu undangan.
Selanjutnya, Bupati Belitung beserta rombongan tamu undangan yang hadir menuju ke KMP Puteri Leanpuri, untuk melaksanakan prosesi potong pita dan pemecahan kendi yang dilakukan secara simbolis oleh Bupati Belitung, Sahani Saleh. Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Pelabuhan Nyato di Pulau Mendanau, perdana menggunakan KMP Puteri Leanpuri. (Dafit).







