Selain unsur mineralnya, Sanem menjelaskan bahwa kekayaan alam di Belitung juga berasal dari potensi kelautannya.
“Potensi lain yakni dari hasil laut dan keanekaragaman hasil lautnya. Kalau di Belitung ini seafoodnya baru sekali mati, jadi dijamin masih segar-segar,” jelasnya.
Bupati juga berharap ke depan dapat terjalin kerjasama dengan negara-negara yang hadir dalam forum dialog ISPO tersebut.
Sementara itu, Direktur Perdagangan Perindustrian Komoditas dan Kekayaan Intelektual Kementerian Luar Negeri, Antonius Tri Yudiantoro dalam sambutannya berterima kasih kepada sambutan hangat pemerintah daerah Belitung.
“Mengucapkan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya atas sambutannya yang hangat sejak kami mendarat di airport, dan malam ini kami disuguhkan dengan hidangan tradisional, sungguh luar biasa,” ungkapnya.
Ia berharap, implementasi ISPO di Belitung bisa dikaitkan dengan unsur kepariwisataan.
“Ke depan kami berharap bahwa implementasi ISPO di Belitung ini tidak hanya terkait dengan minyak kelapa sawit, tapi juga terkait dengan pariwisata dan kegiatan-kegiatan yang lain,” harapnya.
Acara dilanjutkan dengan pemberian cinderamata oleh Bupati Belitung kepada Direktur Perdagangan, Perindustrian, Komoditas, dan Kekayaan Intelektual Kementerian Luar Negeri, Antonius Tri Yudiantoro dan ditutup dengan sesi foto bersama. (Mg1)

Hanya di Channel Youtube BELITONG TODAY
KLIK LINKNYA: https://youtu.be/UXOShDVp1vc







