Home / Belitong Humanities

Jumat, 17 Januari 2025 - 17:58 WIB

Ustad Koko Liem Tausiyah di Masjid Al Muhajirin Manggar

Ustadz Koko Liem mengisi ceramah agama di Masjid Al-Muhajirin, Manggar, Belitung Timur.

Ustadz Koko Liem mengisi ceramah agama di Masjid Al-Muhajirin, Manggar, Belitung Timur.

BelitongToday, Manggar – Ustad Koko Liem menjadi penceramah di Mesjid Al Muhajirin Desa Kurnia Jaya Manggar, Rabu 15 Januari 2025 Malam.

Ustad dengan nama Haji Muhammad Ustman Ansori ini hadir dalam rangka Peringatan Isra’ Mi’raj 1446 Hijriah.

Dihadapan ratusan jamaah yang hadir memadati halaman Mesjid, Ustad berdarah Tionghoa ini mengangkat tema perjalanan Nabi Muhammad SAW.

Dengan diisi candaan-candaan segar, Koko Liem berceramah sambil menghibur para jamaah.

Ketua Panitia Peringatan Isra’ Mi’raj Masjid Al Muhajirin, Nata Sumitra mengatakan acara ini merupakan wujud nyata dari sinergi dan kerjasama seluruh panitia yang telah bekerja keras untuk menghadirkan sebuah momen yang sarat makna dan keberkahan.

“Untuk itu kami perlu menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang dengan tulus memberikan dukungan untuk acara ini. Untuk seluruh dan undangan yang hadir pada malam ini semoga Allah membalas kebaikan dan memberkahi setiap langkah kita,” ucap Nata.

Baca Juga  Sidang Perdana Pengrusakan Aset Foresta Lestari Dwikarya, 11 Terdakwa Dijerat Pasal Berbeda

Mantan Anggota DPRD Provinsi Kepualuan Bangka Belitung ini mengatakan di tengah dinamika kehidupan sehari-hari, muslim diingatkan untuk mengambil hikmah dari perjalanan malam Isra’ Mi’raj yang penuh ujian dan cobaan.

“Isra’ Mijraj menjadi cahaya yang menuntun kita untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan meneladani akhlak Nabi Muhammad dan memperkuat pondasi iman dan ketakwaan dalam diri kita,” kata Nata.

Sementara itu Bupati Beltim Burhanudin yang diwakili oleh Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan, Sayono berharap agar para jamaah yang hadir dapat merenungkan dan meneladani perjalanan Isra’ Mi’jraj Nabi Muhammad, sebagai momentum untuk meningkatkan ketakwaan, memperbaiki akhlak dan mempererat tali persaudaraan di antara sesama umat manusia.

“Saya berharap seluruh masyarakat Muslim di Kabupaten beltim, khususnya di Desa Kurnia Jaya, dapat merenungi makna dan pesan penting yang terkandung dalam peringatan Isra’ Mi’raj yang rutin dilaksanakan setiap tahun,” harap Sayono.

Baca Juga  Taufik Mardin Dukung Persiapan Belitung Hadapi Revalidasi UNESCO Global Geopark 2024 Mendatang

Sayono juga mengajak para ulama, tokoh masyarakat, intelektual serta seluruh jajaran pemerintahan dan elemen masyarakat Beltim untuk bersatu dalam membangun daerah, dengan penuh keikhlasan, kejujuran dan tanggung jawab terhadap masa depan bangsa dan generasi mendatang.

“Mari kita jadikan peringatan ini sebagai titik tolak untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperteguh komitmen kita dalam dalam membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera, dengan saling menghargai dan menghormati di antara kita,” ajak Sayono.

Peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Al Muhajirin Desa Kurnia Jaya dihadiri oleh Camat Manggar Heri Susanto, Kapolsek Manggar AKP. Abdul Haris, Danramil Manggar Mayor Ihsan serta para ulama di Kecamatan Manggar. (Angga/Rel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Ribuan Masyarakat Ikuti Senam dan Jalan Santai Hari Jadi Ke-21 Belitung Timur, Warga Buding Bawa Pulang Sepeda Motor

Belitong Humanities

Program Makan Bergizi Gratis di Belitung Tetap Berjalan Selama Ramadan, Menu Diganti Makanan Ringan

Belitong Humanities

‎Lewat “September Ceria”, Perpustakaan Daerah Belitung Berbenah Diri, Tatap Masa Depan Cerah
Calon Jamaah Haji Belitung

Belitong Humanities

Kemenag Belitung: 107 Calon Jamaah Haji Belitung Mulai Melaksanakan Manasik Mandiri

Belitong Humanities

DPUPRP2RKP Beltim Akan Rutin Gelar Ngopi Bersama Wartawan

Belitong Humanities

Dua Posko Paslon Pilkada Belitung 2024 Gelar Nobar Indonesia vs Bahrain

Belitong Humanities

Tegakkan Disiplin, Satpom Lanud H. AS Hanandjoeddin Gelar Sweeping

Belitong Humanities

Komunitas “Belitong Muda Bisa” Serahkan Rak Kain Sarung dan Mukena ke Masjid Abdul Hadi