Home / Belitong Humanities

Rabu, 26 Juni 2024 - 20:48 WIB

Sisanti Jajak Gede, Inovasi Kejari Beltim Dalam Pengawasan Dana Desa

Peluncuran program inovasi (Sisanti Jajak Gede) Kejaksaan Negeri Belitung Timur.

Peluncuran program inovasi (Sisanti Jajak Gede) Kejaksaan Negeri Belitung Timur.

Belitong Today – Manggar, Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung Timur menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimda Belitung Timur. Rakor ini digelar dalam rangka peluncurkan inovasi Sistem Informasi Jaksa Jaga Akuntabilitas dan Transparansi Kinerja Dana Desa (Sisanti Jajak Gede), di Aula Kejari Beltim, Senin 24 Juni 2024 kemarin.

Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Timur, Rita Susanti, mengatakan inovasi yang diluncurkan ini sebagai upaya pencegahan timbulnya penyimpangan-penyimpangan dan kerugian negara.

Maka diperlukan pengembangan aplikasi yang dapat dijadikan sebagai media untuk pelaporan, pengawasan dan meningkatkan sinergitas antara Kejaksaan Negeri Belitung Timur dengan Pemerintah Daerah.

Baca Juga  Keren! Pasangan Isyak - Masdar Punya Pembagian Tugas yang Jelas, Yuk Cek Apa Saja?

“Kita menginginkan di Beltim ini ada inovasi perubahan melalui aplikasi Sisanti Jajak Gede. Ini untuk mempermudah dan mengoptimalkan pengawasan penyaluran dan penggunaan dana desa,” kata Kajari Rita Susanti.

Rita berharap dengan adanya proyek aksi perubahan Sisanti Jajak Gede ini bisa membantu Pemerintah daerah terutama Pemerintah Desa agar tidak terjadinya kekeliruan atau penyimpangan yang melanggar hukum.

“Jadi adaya Sisanti Jajak Gede ini, teman-teman di Pemerintahan Desa akan lebih terarah dan dapat terwujudnya desa yang semakin sejahtera,” tuturnya.

Sementara, Kepala Seksi Intel Kejari Beltim Yoyok Junaidi menambahkan sebagai pemantik munculnya inovasi Sisanti Jajak Gede ini karena masih adanya kekeliruan dari berbagai unsur, terutama terkait pengunaan dana desa.

Baca Juga  Konsisten Hadir Untuk Masyarakat, Rudianto Tjen Bantu Biaya Pasien Rujukan Asal Bangka Belitung

“Latar belakang munculnya sistem ini karena belum adanya aplikasi yang mewadahi Desa untuk melakukan pelaporan yang akuntable, transparan dan efisien, masih banyak terdapat penyimpangan terhadap penggunaan dana desa dan tidak adanya wadah masyarakat untuk melaporkan penyalahgunaan dana desa,” kata Yoyok Junaidi.

Dalam rakor itu, hadir juga Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur, Kepala Inspektorat Beltim, Sekdin Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Beltim, seluruh Kades dan para Jaksa di Lingkup Kejari Beltim. (Adi/Rel)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Jumat Berkah, Kalapas Tanjungpandan Serahkan Bantuan untuk Keluarga WBP
Tri Tito Karnavian

Belitong Humanities

Istri Mendagri, Tri Tito Karnavian, Kunjungi SD Negeri 2 Tanjungpandan, Ternyata Punya Kenangan Ini

Belitong Humanities

Peringati HPN 2025, Pokja Wartawan Beltim Gelar Baksos
Sosialisasi Kejaksaan Negeri Belitung Timur

Belitong Humanities

Undang Seluruh Kepala SD di Belitung Timur, Kejari Beltim Gelar Sosialisasi Hukum

Belitong Humanities

Imigrasi Tanjungpandan Hadirkan Program Melati

Belitong Humanities

Tidak Ada Ruang Bagi Geng Motor di Belitung, Ini Pesan Kapolres !

Belitong Humanities

Plt Kakanmenag Belitung Sampaikan Tiga Mutiara Hikmah Isra Mi’raj 1446 Hijriah

Belitong Humanities

Refleksi Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96, KNPI Belitung Ingin Pemuda Tidak Jadi Alat Politik