BelitongToday, Tanjungpandan – Setelah sebelumnya sempat ramai beredar soal pengiriman timah ilegal kembali terjadi di pelabuhan penyeberangan Tanjung Ru maka Kepala Dinas Perhubungan Belitung, Ramansyah kembali turun langsung melakukan sidak ke pelabuhan Tanjung Ru, Selasa 6 Agustus 2024.
Hal ini dilaksanakan guna menjawab soal isu maupun pemberitaan kembali maraknya aktivitas pengiriman timah ilegal dari pelabuhan Tanjung Ru menuju pelabuhan Sadai, Bangka Selatan.
“Untuk itulah, pada hari ini saya beserta tim melakukan sidak langsung ke pelabuhan Tanjung Ru guna memastikan isu tersebut,” paparnya.
Ia menjelaskan, dalam sidak tersebut, pihaknya memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan yang akan melintas menuju pelabuhan Sadai di Bangka Selatan.
Pemeriksaan pun dilakukan terhadap daftar manifest barang ataupun bawaan di dalam truk tersebut.
Apakah ada barang-barang yang ilegal atau melanggar ketentuan dan aturan yang berlaku.
“Pemeriksaan sesuai dengan prosedur jadi seperti yang sebelum-sebelumnya, kami mengecek kelengkapan dokumen kendaraan, kelengkapan manifest barang bawaan atau yang diangkut,” jelas Ramansyah.
Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi pengawasan dengan petugas piket di lapangan.
“Petugas piket di lapangan sudah stand by melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kendaraan serta manifest muatan kendaraan yang hendak melintas,” tandasnya.
Dugaan Truk Angkut Timah
Ramansyah melanjutkan, dalam sidak pemeriksaan tersebut, tim sempat menemukan adanya dugaan truk yang mengangkut pasir timah menuju pelabuhan Sadai, Bangka Selatan.
Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam tidak ditemukan adanya dugaan pengiriman pasir timah tersebut.
“Jadi setelah kita periksa memang tidak terbukti,” jelas Ramansyah.
Maka dari itu, kegiatan sidak pada hari ini dapat disimpulkan aman dari pengiriman pasir timah ilegal maupun barang-barang yang melanggar ketentuan dan aturan.
“Situasi aman terkendali tidak ditemukan adanya pengiriman timah maupun barang-barang ilegal lain, kami harapkan semoga situasi di pelabuhan Tanjung Ru tetap kondusif dan aman,” harap Ramansyah. (Nazriel)







