Home / Belitong Humanities

Rabu, 18 Juni 2025 - 14:44 WIB

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Masyarakat Desa Suplai Bahan Baku Program MBG

Pemerintah dorong desa jadi penyedia bahan baku MBG guna wujudkan ketahanan pangan, tingkatkan kesejahteraan, dan ekonomi lokal.

Pemerintah dorong desa jadi penyedia bahan baku MBG guna wujudkan ketahanan pangan, tingkatkan kesejahteraan, dan ekonomi lokal.

BelitongToday, Jakarta – Pemerintah terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat desa dalam mendukung program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menegaskan pentingnya peran desa sebagai lumbung penyedia bahan baku pangan untuk mendukung keberlanjutan program MBG.

Dalam kegiatan sharing knowledge bertajuk “Desa Berketahanan Pangan dan Iklim” yang digelar di Jakarta, Yandri menekankan bahwa desa memiliki potensi besar dalam hal ketahanan pangan.

“Saya berharap melalui gerakan menanam, kita bisa menyambut program Makan Bergizi Gratis dengan kesiapan penuh. Butuh banyak bahan baku setiap hari, dan desa bisa jadi penyedia utama,” ungkapnya.

Yandri juga menyampaikan bahwa hingga kini telah berdiri 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 26 provinsi.

Baca Juga  DPUPRP2RKP Beltim Akan Rutin Gelar Ngopi Bersama Wartawan

Jumlah ini akan terus bertambah seiring ekspansi program MBG. Ia berharap desa-desa segera memulai program ketahanan pangan berbasis komoditas lokal agar dapat memenuhi kebutuhan dapur-dapur MBG.

“Ke depan akan ada 30 ribu dapur MBG. Itu butuh pasokan tomat, cabai, telur, ikan, daging ayam dalam jumlah besar. Kalau bukan dari desa, dari mana lagi?” katanya.

Senada dengan Yandri, Direktur Pangan dan Pertanian Bappenas, Anang Noegroho, menyampaikan bahwa sinergi antara program pemerintah dan gerakan masyarakat desa sangat penting.

“Desa adalah kekuatan utama dalam membangun ketahanan pangan nasional. Jika dikelola dengan baik, desa bisa menjadi penopang utama pasokan pangan untuk program MBG sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Anang.

Baca Juga  ‎Atasi Krisis Air Bersih, Perumdam Belitung Manfaatkan Kolong RSUD Jadi Sumber Alternatif

Kementerian Desa juga membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi, lembaga riset, dan sektor swasta untuk mendorong inovasi dalam pengelolaan pangan desa.

Pendampingan teknologi pertanian, pelatihan kewirausahaan, serta akses pasar yang berkelanjutan akan menjadi kunci agar produksi pangan desa mampu memenuhi standar dan kuantitas yang dibutuhkan program MBG.

Tak hanya untuk pemenuhan gizi, peran desa dalam program MBG juga diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang lebih mandiri dan berdaya saing.

Dengan terserapnya hasil pertanian dan peternakan desa ke dalam rantai pasok nasional, akan tercipta lapangan kerja, peningkatan pendapatan warga, serta tumbuhnya unit-unit usaha baru berbasis pangan. (TIM)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Jamaah Haji Belitung Siap Kembali ke Tanah Air, Pemda Bakal Lakukan Penyambutan

Belitong Economic and Business

Buka Musyawarah Nasional Mahasiswa Belitong, Bupati Beltim Sebut Pulau Belitung Banyak Mafia Timah
Polres Belitung Timur Donor Darah

Belitong Humanities

Sambut Hari Bhayangkara ke-77, Polres Beltim Gandeng RSUD Muhammad Zein Gelar Donor Darah
KPK Belitung

Belitong Humanities

KPK RI Kunjungi Belitung, Kumpulkan Seluruh Kepala Dinas dan Kades, Ada Apa?
Tri Tito Karnavian

Belitong Humanities

Istri Mendagri, Tri Tito Karnavian, Kunjungi SD Negeri 2 Tanjungpandan, Ternyata Punya Kenangan Ini

Belitong Humanities

Gakkumdu Beltim Raih Dua Penghargaan Terbaik Pada Gakkumdu Award 2024

Belitong Humanities

Hari Pers Nasional 2024, Pj Bupati Belitung: Pers Pilar Pembangunan

Belitong Humanities

Penyandang Disabilitas di Belitung Harus Mendapatkan Kesempatan yang Sama di Dunia Kerja