Home / Belitong Humanities

Sabtu, 11 Februari 2023 - 07:00 WIB

Warga “Geruduk” Kantor Lurah Paal Satu, Tuntut Cabut SKT Lapangan Sepakbola

Puluhan warga Kelurahan Paal Satu mendatangi kantor Lurah Paal Satu untuk melakukan aksi demonstrasi dan menyampaikan tuntutan pencabutan SKT lapangan sepakbola Paal Satu, Jumat (10/2)

Puluhan warga Kelurahan Paal Satu mendatangi kantor Lurah Paal Satu untuk melakukan aksi demonstrasi dan menyampaikan tuntutan pencabutan SKT lapangan sepakbola Paal Satu, Jumat (10/2)

BelitongToday, Tanjungpandan – Puluhan warga Kelurahan Paal Satu mendatangi kantor Lurah setempat pada, Jumat (10/2) siang.

Pantauan BelitongToday di lapangan puluhan massa tersebut melakukan aksi “long march” dari jalan Bintara menuju kantor Kelurahan Paal Satu.

Warga juga membawa spanduk yang bertuliskan meminta Lurah Paal Satu mencabut Surat Keterangan Tanah (SKT) lapangan sepakbola Paal Satu.

Spanduk tersebut juga bertuliskan meminta Bupati Belitung mengganti Lurah Paal Satu, Muhammad Yusuf bersama Kasi Pemerintahan dan Kasi Ekonomi Pembangunan.

Kepala Lingkungan Paal Satu , Yulianto dalam orasinya memaparkan aksi mereka adalah untuk menuntut agar lurah segera mencabut SKT tersebut.

Baca Juga  Bang Away Dapat Rekomendasi DPP Hanura untuk Maju di Pilkada Belitung 2024

Ia mengatakan, aksi tersebut berlangsung dengan tertib karena masyarakat Kelurahan Paal Satu cinta damai.

“Melalui aksi ini kami ingin mengembalikan lapangan sepakbola itu sebab hak rakyat kembalikan kepada rakyat,” paparnya.

Ia berharap, lapangan sepakbola tersebut dapat kembali kepada masyarakat.

“Kembalikan ini sebagai hak rakyat bukan untuk orang lain agar anak cucu kita berolahraga agar sehat badannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Melayu Belitung, Abdul Hadi Ajin berharap agar SKT tersebut dapat dicabut.

Baca Juga  Gakkumdu Beltim Raih Dua Penghargaan Terbaik Pada Gakkumdu Award 2024

Ia pun juga menyayangkan sikap lurah yang tidak berpihak kepada masyarakat.

“Kami berharap agar SKT tersebut dicabut atas kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya Lurah Muhammad Yusuf masih muda dan jalan karirnya masih panjang maka sangat disayangkan jika dicederai dengan kejadian ini.

“Sayang sekali Pak Lurah Muhammad Yusuf masih muda masih panjang karirnya,” tandasnya.

Ia mengatakan, pencabutan SKT tersebut adalah bukti keseriusan pemerintah agar berpihak kepada rakyat.

“Gara-gara ini semua terhambat, Belitung ini sudah terkenal sudah di Indonesia maka jangan rusak gara-gara hal ini,” paparnya. (Mg2)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Pj Bupati Belitung Terima Audiensi Forum Perparkiran Belitung, Suasana Hangat dan Akrab Begitu Terasa

Belitong Humanities

‎Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025 di Kantor Bupati Belitung Berlangsung Khidmat

Belitong Humanities

Empat Kru Kapal TB Muara Sejati Ditemukan Selamat, Sebelumnya Dilaporkan Alami Situasi Darurat
Forkopimda

Belitong Humanities

Coffee Morning Forkopimda Beltim, Bahas Penggunaan Knalpot Racing dan Kebersihan Lingkungan

Belitong Humanities

Lapas Kelas II B Tanjungpandan Berikan Pelatihan Kemandirian Pangan Kepada WBP dan Siswa SD
Baznas Belitung

Belitong Humanities

Undang Awak Media, Baznas Belitung Paparkan Capaian Kinerja 2022

Belitong Humanities

Meskipun Bulan Ramadhan, Kunjungan Masyarakat ke Perpustakaan Belitung Normal

Belitong Humanities

APDESI Belitung Minta Tunjangan Gaji ke-13 dan THR