BelitongToday, Tanjungpandan – Hujan dengan intensitas ringan yang mengguyur kawasan Bundaran Tugu Satam, Tanjungpandan, tidak menyurutkan semangat ribuan masyarakat menghantarkan purna tugas Bupati dan Wakil Bupati Belitung periode 2018-2023, Minggu (31/12).
Acara perpisahan Bupati dan Wakil Bupati Belitung periode 2018-2023 Sahani Saleh dan Isyak Meirobie tersebut mengusung tema ‘Besame Betare’.
Ribuan masyarakat tampak tumpah ruah memadati kawasan Bundaran Tugu Satam dan titik nol kilometer Belitung.
Kegiatan diisi dengan penampilan berbagai macam seni tari, fashion show, drama, pemutaran video testimoni program inovasi serta video keseharian Bupati Belitung dan Wakil Bupati Belitung periode 2018-2023.
Masyarakat juga dihibur dengan penampilan artis jebolan Bintang Pantura Feby Pratiwi dan pesta kembang api tepat pukul 00.00 WIB.
Bupati Belitung periode 2018-2023 Sahani Saleh mengucapkan terimakasih atas dukungan seluruh masyarakat Belitung selama menjabat sebagai bupati dua periode yakni (2013-2018) dan (2018-2023).
“Kegiatan malam ini ada dua momentum, satu menyambut tahun baru dan yang kedua kami ‘Betare’ (berpamitan) kepada masyarakat karena masa jabatan sudah habis,” ucap Sanem sapaan akrab Sahani Saleh.
Sanem tak luput mengucapkan terimakasih kepada sang istri yakni Asmara yang telah setia mendampingi dan menemani selama menjabat sebagai orang nomor satu di Belitung.
Sanem juga mengenang kembali perjalanan karirnya, mulai dari guru, penyuluh KB, camat hingga terjun ke dunia politik.
Perlu diketahui, pada tahun 2008 Sahani Saleh mendapatkan amanah sebagai Wakil Bupati Belitung mendampingi Bupati Darmansyah Husein.
Selanjutnya pada 2013 dirinya mencalonkan diri sebagai Bupati Belitung bersama Erwandi A Rani yang dikenal dengan jargon ‘Besaer’ (Bersama Sahani Saleh dan Erwandi A Rani).
Kemudian pada 2018, Sahani Saleh mendapatkan amanah kembali sebagai Bupati Belitung. Berpasangan dengan Isyak Meirobie yang dikenal dengan nama ‘Besame’ (Bersama Sahani dan Isyak Meirobie).
“Ya itulah perjalanan, lima tahun ini kami sudah meluncurkan 16 program inovatif namun terhalang pandemi COVID-19. Jadi saya rasa program inovatif baru benar-benar bisa dirasakan pada 2025 nanti, karena dua tahun kepemimpinan kami menghadapi pandemi,” tutur Sanem.
Ia berpesan kepada Pj Bupati Belitung yang baru saja dilantik agar dapat melanjutkan program pembangunan yang telah dilaksanakan sebelumnya.
“Belitung sudah semakin dikenal dunia, berbagai event internasional terselenggara di sini, salah satu yang tidak kalah penting adalah berhasilnya Belitung meraih UNESCO Global Geopark (UGG),” tutupnya.








