Home / Belitong Environment

Sabtu, 24 Februari 2024 - 15:05 WIB

DLH Belitung Sebut IKLH Belitung Capai 68,9 Persen

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Belitung, Lutfi Avian.

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Belitung, Lutfi Avian.

BelitongToday, Tanjungpandan – Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kabupaten Belitung, Lutfi Avian mengatakan nilai Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Belitung sekitar 68,9 persen sedangkan target 68,88 persen di tahun 2023.

IKLH merupakan gambaran indikasi awal yang memberikan kesimpulan cepat dari suatu kondisi lingkungan hidup.

IKLH dapat digunakan sebagai bahan informasi dalam mendukung proses pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Belitung tahun 2023 menggambarkan kondisi lingkungan hidup Kabupaten Belitung yang difokuskan
pada media lingkungan air, udara, dan tutupan lahan.

“IKLH dapat digunakan untuk mengevaluasi secara umum kualitas lingkungan hidup dan pencapaian tujuan insfrastruktur di Kabupaten Belitung,” kata Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kabupaten Belitung Lutfi Avian, Sabtu 24 Februari 2024.

Baca Juga  Tata Kelola Parkir Pasar Tanjungpandan dan Bongkar Muat di Halaman Genas Jadi Pembahasan Rapat FLLAJ Belitung

Menurutnya, nilai ini menggambarkan Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU) dan Indeks Kualitas Lahan (IKL) di Kabupaten Belitung yang pengukurannya dilakukan pada tahun 2023.

Indeks Kualitas Air dihitung berdasarkan pengukuran di aliran-aliran sungai dan kolong yang ada di setiap Kecamatan dalam Kabupaten Belitung.

Kualitas udara diukur pada Kawasan pemukiman, industri, transportasi dan perkantoran di Kabupaten Belitung, dan kualitas lahan dihitung berdasarkan indeks tutupan lahan.

“Target kita 68,88 persen dan nilai IKLH kita 68,9 persen dari angka 2022 kita mengalami penurunan karena faktor el-nino,” sebutnya.

Menurut Lutfi, nilai IKA pada tahun 2023 ditargetkan sebesar 52,8 persen sedangkan realisasi kinerja tahun 2023 yakni 59,71 persen dengan tingkat capaian sebesar 113,09 persen.

Baca Juga  Keren! DPD ISSITA Babel Gelar Lomba Kasti Wanita, 8 Tim Turut Meramaikan

Ia melanjutkan, nilai IKU pada tahun 2023 ditargetkan 93,83 persen sedangkan realisasi kinerja tahun 2023 sebesar 90,43 persen dengan tingkat pencapaian sebesar 96,38 persen.

Selanjutnya nilai IKL pada tahun 2023 ditargetkan sebesar 50,35 persen sedangkan realisasi kinerja tahun 2023 sebesar 44,89 persen dengan tingkat capaian sebesar 89,16 persen.

“Perhitungan dilakukan melalui aplikasi Indeks Kualitas Lingkungan Hidup oleh Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 27 Tahun 2021 tentang Indeks Kualitas Lingkungan Hidup,” tandasnya. (Adoy)

https://youtu.be/AC4hLJcLIuw?si=JNsJczfZAKkc3Gf5

Share :

Baca Juga

Belitong Environment

Masyarakat Harus Tahu, Ini Rencana Bupati Belitung Soal Pengendalian Populasi Anjing Liar!

Belitong Environment

DLH Belitung Kumpulkan 7,5 Ton Sampah Plastik dan Sisa Makanan di Acara Tabligh Akbar Ustaz Abdul Somad
Kemarau

Belitong Environment

Antisipasi Karhutla, DLH Belitung Imbau Masyarakat Tidak Bakar Sampah Selama Kemarau
Damkar Belitung

Belitong Environment

Karhutla di Bicong, Damkar BPBD Belitung Habiskan Tiga Jam untuk Padamkan Api
belitung Hujan

Belitong Environment

Hujan Intensitas Lebat Guyur Tanjungpandan, Belitung Masuki Awal Musim Penghujan

Belitong Economic and Business

Aktivitas Tambang Timah Ilegal Berkurang, DLH Belitung Berharap Pencemaran Sungai Menurun
Jalan Murai

Belitong Environment

Sebabkan Sumber Air Baku Masyarakat Tercemar, Kades Air Raya Sesalkan Aktivitas Tambang di Jalan Murai Dalam

Belitong Environment

Cuaca Buruk, KSOP Tanjungpandan Larang Kapal Berlayar