Home / Belitong Environment

Senin, 26 Mei 2025 - 14:01 WIB

Masyarakat Harus Tahu, Ini Rencana Bupati Belitung Soal Pengendalian Populasi Anjing Liar!

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah akan mencarikan solusi terkait populasi anjing liar yang meresahkan warga dengan melibatkan pecinta hewan dan lintas OPD.

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah akan mencarikan solusi terkait populasi anjing liar yang meresahkan warga dengan melibatkan pecinta hewan dan lintas OPD.

BelitongToday Tanjungpandan – Persoalan pengendalian populasi anjing liar di Kabupaten Belitung menjadi perbincangan hangat dalam beberapa waktu terakhir.

Tidak hanya di warung-warung kopi saja, perbincangan soal keresahan masyarakat terhadap keberadaan anjing liar juga ramai di media sosial khususnya Facebook.

Banyak unggahan masyarakat yang sudah cukup resah dengan keberadaan anjing liar ini.

Bahkan ada anggota keluarga mereka yang menjadi korban kecelakaan akibat anjing liar hingga menyebabkan patah tulang.

Menanggapi persoalan ini, Djoni Alamsyah selaku orang nomor satu di Belitung akhirnya angkat bicara dan buka suara.

Djoni Alamsyah bilang, keberadaan anjing liar sudah cukup meresahkan, banyak laporan dan aduan dari masyarakat yang masuk dan diterima oleh pihaknya.

“Ini karena populasi ya, tapi yang jelas sudah banyak pengaduan dari masyarakat, banyak insiden yang sudah terjadi, populasi anjing liar terus bertumbuh,” ungkap Djoni Alamsyah, Senin 26 Mei 2025.

Baca Juga  Aktivitas Tambang Laut Masih Sering Terjadi di Belitung Timur, Disinyalir Orang Luar

Menindaklanjuti hal ini, Djoni Alamsyah sampaikan, rekan-rekan organisasi perangkat daerah lewat Wakil Bupati Belitung juga sudah mencoba membuat satu keseimbangan terkait populasi anjing liar ini.

Namun, Djoni menyampaikan bahwa langkah pengendalian populasi anjing liar ini juga akan dibahas dalam suatu forum bersama komunitas pecinta hewan atau binatang di Belitung.

“Akan ada nanti forum yang akan didiskusikan dengan teman-teman pecinta hewan untuk bisa duduk bersama memberikan solusi bersama-sama terkait semakin tumbuhnya populasi anjing liar, mungkin dalam waktu dekat akan didiskusikan bersama-sama,” ucapnya.

Djoni Alamsyah tak menampik bahwa populasi anjing liar di Tanjungpandan sudah cukup lebih sehingga hal ini juga dikeluhkan oleh para wisatawan.

Baca Juga  DLH Belitung Imbau Pedagang Takjil Kurangi Sampah Plastik Selama Ramadan 2026

“Karena ini juga tentang masalah penataan kota, sehingga diambillah suatu sikap akan tetapi next akan didiskusikan lagi apakah nanti sebagian besar anjing liar itu kita suntik rabies, karena gigitannya berbahaya, apakah nanti penanganannya lewat kerangkeng melibatkan para pecinta-pecinta hewan,” tambahnya.

Djoni Alamsyah janji akan mencarikan solusi yang terbaik dalam upaya pengendalian populasi anjing liar ini.

“Karena sekarang populasi masih sangat tinggi, di kampung-kampung, di jalan-jalan protokol masih banyak, akan tetapi next-nya kita akan kaji kembali dan melibatkan semua stakeholder, lintas OPD mencarikan titik temu lebih pas agar bisa memenuhi segala keinginan stakeholder,” tegasnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

Nirok

Belitong Environment

Lestarikan Budaya, Ratusan Masyarakat Belitung Timur Ikuti Lomba “Nirok”
Air Serkuk

Belitong Environment

Sanem Berang Kolam Air Serkuk Rusak Karena Aktivitas Tambang Ilegal, Segera Bentuk Tim Terpadu, Penampung Timah Juga Menjadi Atensi
Mangrove Indonesia

Belitong Environment

Serentak di Seluruh Indonesia, Forkopimda Belitung Tanam Mangrove

Belitong Environment

Wabup: WOA 2022 Promosikan Potensi Maritim dan Bahari Belitung
Kemarau

Belitong Environment

Hadapi Kemarau, Perumdam Pelangi Timur Beltim Pastikan Distribusi Air Bersih untuk Pelanggan Masih Berjalan Lancar

Belitong Environment

Keren! Wakil Bupati Belitung Turun Langsung Ikuti Program Jumat Bersih
WPR

Belitong Economic and Business

Kabar Gembira, WPR Sudah Disetujui Kementerian ESDM, Kapan Masyarakat Bisa Menambang?
Jalan Murai

Belitong Environment

Sebabkan Sumber Air Baku Masyarakat Tercemar, Kades Air Raya Sesalkan Aktivitas Tambang di Jalan Murai Dalam