BelitongToday, Membalong – Ketua Kelompok Nelayan Pulau Seliu, Rahman, menyampaikan, pembangunan tambak udang oleh PT KPN merupakan upaya dalam membuka lapangan pekerjaan bagi warga Desa Pulau Seliu.
Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Rahman menyebutkan, saat ini dinas terkait sedang melakukan survei ke lokasi rencana pembangunan tambak udang, untuk memastikan bahwa lokasi tersebut masuk dalam rencana pengembangan industri perikanan dan budidaya dalam tata ruang Kabupaten Belitung.
“Berdasarkan hasil kesepakatan yang dibuat Kelompok Nelayan bersama PT KPN, kami memandang baik dengan masuknya investasi di sektor perikanan ini, InsyaaAllah akan dapat mensejahterakan masyarakat Desa Pulau Seliu, dan akan lebih menggairahkan ekonomi masyarakat di Desa Pulau Seliu”, tutur Rahman.
Ditambahkan Rahman, dalam upaya pemberdayaan masyarakat tersebut, pihak perusahaan sebagai pelaku usaha juga akan memberikan bibit ikan bandeng untuk ditebar ke dalam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau tempat pembuangan yang terdiri dari 4 kolam penyaringan.
Selanjutnya, ikan bandeng tersebut akan dikelola koperasi nelayan Desa Pulau Seliu sebagai CSR (corporate social responsibility) dari pihak perusahaan. Hasil panen ikan bandeng tersebut nantinya akan dibagikan kepada seluruh masyarakat Desa Pulau Seliu secara merata dengan hitungan per kepala keluarga.
“Selain budidaya udang Vaname, pelaku usaha juga akan membangun keramba jaring apung dengan komoditi ikan kerapu dan beberapa jenis ikan lainnya yang berstandar ekspor, yang memang ini nantinya juga akan dikelola oleh kelompok nelayan Desa Pulau Seliu dengan pola bagi hasil bersama nelayan Desa Pulau Seliu”, pungkas Rahman. (Tim)







