Home / Belitong Economic and Business

Kamis, 6 Oktober 2022 - 21:10 WIB

Samsat Belitung Sosialisasikan Penghapusan Data Kendaraan Bermotor

Kepala UPT Badan Keuangan Daerah Provinsi Babel wilayah Kab. Belitung, Erwinsyah

Kepala UPT Badan Keuangan Daerah Provinsi Babel wilayah Kab. Belitung, Erwinsyah

BelitongToday, Tanjungpandan – UPT Badan Keuangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Wilayah Kabupaten Belitung mulai mensosialisasikan aturan baru tentang pajak kendaraan.

Aturan baru tersebut merupakan peraturan baru dari Korlantas Polri yakni penghapusan data kendaraan yang memiliki STNK mati setelah 5 tahun, ditambah tidak bayar pajak selama 2 tahun berturut-turut. Namun sebelum itu berlaku, diberikan surat peringatan, kalau tidak mengindahkan surat peringatan, maka datanya akan dihapus.

Konsekuensi hukum kendaraan bermotor yang sudah dihapus dari daftar registrasi dan identifikasi ranmor, tidak dapat diregistrasi kembali.

Kepala UPT Badan Keuangan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Wilayah Kabupaten Belitung, Erwinsyah mengatakan, wacana data kendaaran akan dihapus itu memang dari kepolisian, sedangkan samsat melakukan penyebarluasan informasi tekait itu.

Baca Juga  Tentang Malam Lailatul Qadar: Peringatan Penting bagi Umat Muslim di Seluruh Dunia

“Kita sebarluaskan informasi itu di kantor, layanan samling, setempoh, di instansi pemerintah dan tempat keramaian, hingga desa dan kelurahan,” kata Erwinsyah kepada BelitongToday, Kamis (6/10).

Menurut Erwinsyah, dasar hukum aturan tetrsebut adalah pasal 74 ayat 3 Undang-undang tahun 2009 tentang LLAJ. Kbijakan ini berlaku seluruh Indonesia, sehingga tidak hanya di wilayah Belitung.

Maka, mereka melakukan sosialiasi penghapusan registrasi kendaraan bermotor yang telah lewat 5 tahun, ditambah 2 tahun untuk peningkatan kepatuhan masyarakat dalam pengesahan atau perpanjang STNK, pemeliharaan PKB, dan SWDKLLJ.

Baca Juga  Beras SPHP Langka di Pasar Tanjungpandan, Ternyata Ini Penyebabnya!

“Jadi, apabila kendaraan sudah 5 tahun pas ganti plat dan ditambah 2 tahun tidak diurus, maka bakal di hapuskan dari data kendaraan di badan keuangan,” bebernya.

Erwinsyah menyebutkan, kebijakan itu akan mulai berlaku pada Januari 2023 mendatang, maka dari itu ia menghimbau agar masyarakat segera melakukan pengurusan dan pembayaran pajak di samsat terdekat dan manfaatkan waktu tersisa.

“Dihimbau agar masyarakat segera bayar pajak, jangan sampai data kendaraan bermotor di hapus, dan dinyatakan bodong,” tandasnya. (adoy)

Share :

Baca Juga

Belitong Economic and Business

Isi Kuliah Umum Politeknik Belitung, Sandiaga Uno Sampaikan Tiga Kunci Ekonomi dan Pariwisata Hijau

Belitong Economic and Business

Bulog Belitung Gencar Salurkan Bantuan Pangan dan Beras SPHP demi Jaga Stabilitas Harga

Belitong Economic and Business

Mikron Antariksa Sidak ke Pasar Tanjungpandan, Cek Harga Bapok Demi Kendalikan Inflasi
Belitung Tuan Rumah ASEAN

Belitong Economic and Business

Sukses Menjadi Tuan Rumah ASEAN HLTF-EI 2023, Bupati Sebut Belitung Semakin Dikenal Dunia
Aktivitas TI

Belitong Economic and Business

Aktivitas TI Ganggu Sumber Kolam Air Baku, Direktur PDAM Turun Langsung Menertibkan
Pelabuhan Tanjung Ru Belitung Idul Fitri

Belitong Economic and Business

H-10 Idul Fitri, Dishub Belitung Catat 29 Kendaraan Keluar Belitung Melalui Pelabuhan Tanjung Ru
Kondisi Kelistrikan di Belitung

Belitong Economic and Business

Kondisi Kelistrikan di Belitung Surplus, Ini Jumlah Beban Puncak Listrik di Belitung

Belitong Economic and Business

‎Sambangi Perumdam Tirta Batu Mentas, Wabup Belitung Pukul 07.20 WIB Sudah Berikan Pengarahan