Home / Belitong Humanities

Selasa, 20 Agustus 2024 - 19:02 WIB

Setelah Melalui Proses Verifikasi dan Musyawarah, Penimbunan Kolong Pak Maki Tetap Dilanjutkan, Ini Alasannya

Aktivitas penimbunan di Kolong Pak Maki, Jalan Pemuda II, Dusun Air Raya Barat, Desa Air Raya, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Aktivitas penimbunan di Kolong Pak Maki, Jalan Pemuda II, Dusun Air Raya Barat, Desa Air Raya, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

BelitongToday, Tanjungpandan – Aktivitas penimbunan yang sempat menjadi kontroversi di Kolong Pak Maki, Jalan Pemuda, Dusun Air Raya Barat II, Desa Air Raya, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, akhirnya setelah diklarifasi dengan melibatkan unsur terkait menemui titik terang.

Setelah mendapat perhatian serius dari warga yang sebelumnya menolak keras penimbunan tersebut, pada siang ini, Selasa 20 Agustus 2024, kini masalah dianggap selesai dan aktivitas tersebut akan dilanjutkan tanpa hambatan.

Kolong Pak Maki selama ini menjadi sumber air baku penting bagi masyarakat setempat, terutama di musim kemarau. Kekhawatiran warga mengenai dampak penimbunan terhadap ketersediaan air ini memicu perdebatan sengit.

Baca Juga  Pemkab Belitung Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah

Namun, setelah melalui serangkaian diskusi dan pertemuan antara pihak pengelola, aparat desa, dan perwakilan warga, situasi kini kembali kondusif.

Menurut Asmadi yang biasa dipanggil Wadi, perwakilan pengelola yang hadir dalam pertemuan tersebut, penimbunan ini telah diverifikasi dan dipastikan tidak berada di area Kolong Pak Maki yang menjadi sumber air baku warga.

“Pada hari ini juga setelah ada informasi beredar terkait dengan aktivitas penolakan warga, maka kita ajak berunding mencari penyelesaian secara musyawarah dan mufakat. Setelah dilakukan pengukuran ulang, terbukti bahwa lokasi penimbunan berada di luar kawasan kolong. Oleh karena itu, aktivitas ini tidak lagi menjadi masalah dan akan dilanjutkan seperti rencana awal,” jelas Asmadi atau sering disapa pak Wadi.

Baca Juga  Balada Reklame di Sekitar Bundaran Tugu Satam, DPRD Belitung Keluarkan Rekomendasi untuk Dirobohkan, Ini Alasannya

Pertemuan yang turut dihadiri oleh Kepala Desa, Kepala Dusun, serta Ketua RT dan RW setempat, berhasil mencapai kesepakatan bahwa penimbunan tersebut tidak akan mengganggu sumber air warga. Dengan ini, warga yang sebelumnya melaporkan keberatan kini menerima keputusan tersebut.

Sementara itu.warga Rt 10 Rw 04, , Yavet Maki sebagai pelapor, yang berada di lokasi lahan penimbunan menerima hasil pengukurannya telah sesuai dengan patok.

“Iya.Tadi sudah diukur, Sudah sesuai dengan patoknya,” katanya.

Keputusan ini diharapkan membawa ketenangan dan menjaga harmoni antara kepentingan pembangunan dan kebutuhan masyarakat setempat. (Tim)

Share :

Baca Juga

Belitong Humanities

Ketua PWI Belitung Siap Terima Audiensi Penambang Tradisional

Belitong Humanities

Terpilih Sebagai Putri Budaya Bangka Belitung 2024, Firny Akan Wakili Babel di Pemilihan Tingkat Nasional di Sulteng
Rumah Dinas

Belitong Humanities

Jelang Berakhirnya Masa Jabatan, Isyak Meirobie Mulai Kemasi Barang Dari Rumah Dinas

Belitong Humanities

Idul Adha 1446 Hijriah, Polres Belitung Sembelih 10 Hewan Kurban
Bappeda Belitung

Belitong Humanities

Bappeda Belitung Gelar Forum Perangkat Daerah RKPD 2024
Ketua RT Paal Satu

Belitong Humanities

Buntut Kekecewaan Penerbitan SKT Sepihak, Yulianto Serahkan Stempel Ketua RT Paal Satu ke Hendra Pramono
hantu Foresta membalong

Belitong Humanities

Heboh! Foto dan Video Penampakan Hantu di PT. Foresta Lestari Dwikarya Beredar, Warga Sebut Itu Asli bukan Editan
Hari Pahlawan

Belitong Humanities

Peringati Hari Pahlawan 10 November, KNPI Belitung Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Perjuangan