Home / Belitong Humanities / Uncategorized

Sabtu, 14 September 2024 - 14:31 WIB

Isyak – Masdar Gelar Silaturahmi Adat dengan Tokoh LAM Belitung

Suasana acara silahturahmi adat Belitong yang berlangsung di Rumah Adat Melayu Belitung, Jl. Gajah Mada, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung, Sabtu 14 September 2024.

Suasana acara silahturahmi adat Belitong yang berlangsung di Rumah Adat Melayu Belitung, Jl. Gajah Mada, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung, Sabtu 14 September 2024.

BelitongToday, Tanjungpandan – Pasangan Calon Bupati Belitung, Isyak Meirobie dan Calon Wakil Bupati Belitung, Masdar Nawawi mengadakan pertemuan dengan para tokoh dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Belitong, Sabtu 14 September 2024.

Acara Silahturahmi Adat Belitong berlangsung di Rumah Adat Melayu Belitung, Jl. Gajah Mada, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung, dihadiri oleh Ketua LAM Belitung, Achmad Hamzah beserta jajarannya, Ketua FKAB, Mukti Maharip beserta Dukun Kampong se-Kecamatan Tanjungpandan, serta para tokoh masyarakat.

Seusai acara silahturahim adat untuk memohon diri dan meminta restu, Calon Bupati Belitung 2024-2029, Isyak Meirobie, memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah selanjutnya dalam pencalonannya.

Baca Juga  Tingkatkan Kompetensi Karyawan, PNM Babel Gelar Pelatihan "Community Leader"
Pasangan Calon Bupati Belitung, Isyak Meirobie dan Calon Wakil Bupati Belitung, Masdar Nawawi berfoto bersama Ketua LAM Belitung, Achmad Hamzah beserta jajarannya dalam acara silahturahmi adat Belitong yang berlangsung di Rumah Adat Melayu Belitung.

Dalam pernyataannya, Isyak menjelaskan bahwa tujuan dari acara tersebut adalah untuk memohon doa, dan restu dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Belitong serta masyarakat agar proses pencalonan mereka diberkati dan dilancarkan.

“Pada hari ini kita sudah melaksanakan betare, silahturahim adat untuk mohon diri, tahu diri, tahu adat, saya dengan Pak Masdar untuk melangkah kaki menuju ketahap berikutnya,” jelasnya.

Isyak menegaskan pentingnya dukungan dari lembaga adat dan dukun kampung sebagai pondasi kearifan lokal dalam mewujudkan tujuan tersebut.

“Untuk mewujudkan itu semua tentunya lembaga adat Melayu Belitung dan para dukun kampung adalah orang-orang yang paling tepat untuk bisa menjadi pondasi adat dan kearifan lokal dengan karakter yang baik,” tegas Isyak.

Baca Juga  Mobil Minibus Hangus Terbakar di Jalan Raya Sijuk, Begini Nasib Sopirnya
Suasana Makan Bedulang acara silahturahmi adat Belitong yang berlangsung di Rumah Adat Melayu Belitung.

Ia juga menyampaikan bahwa sejak awal pencalonan, dirinya dan pasangan calon wakil bupati, Masdar Nawawi, telah sepakat untuk membagi kewenangan secara jelas.

Pembagian kewenangan ini, menurut Isyak, dimaksudkan agar tidak terjadi kebingungan atau konflik setelah terpilih.

“Saya dan Pak Masdar telah membagi kewenangan dini sejak awal kami mencalonkan diri. Jangan sampai sudah terpilih baru berbagi kewenangan,” ungkapnya.

Share :

Baca Juga

Penanganan Stunting

Belitong Humanities

Pimpin Rakor Percepatan Penanganan Stunting, Wabup Belitung Minta Maaf Jika Belum Maksimal
Sanem

Belitong Humanities

Simak Pidato Kenegaraan Presiden, Sanem Sepakat Soal Hilirisasi

Belitong Humanities

BREAKING NEWS! FPMB Belitung Audiensi Bersama Pj Bupati, Bahas Hasil Penilaian Usaha Perkebunan Foresta

Belitong Humanities

Mikron Sebut Budidaya Tanaman Bonsai Bernilai ‘Cuan’ yang Menjanjikan

Belitong Humanities

Bupati Ingatkan Agar KONI Beltim Jangan Beli Atlet

Belitong Humanities

Sampaikan Laporan ke Kemendagri, Yuspian Masukkan BCIF Sebagai Program Inovasi

Belitong Humanities

Naik dari Tahun Sebelumnya, Zakat Fitrah di Beltim Ditetapkan Rp40.000 per Jiwa
Tahun Baru Islam

Belitong Humanities

Daiyah Nasional Kak Rima Isi Peringatan 1 Muharam di Masjid Asy-Syura Pangkallalang, Ajak Perbaiki Kualitas Diri di Tahun yang Baru