Home / 2024 Election

Jumat, 15 November 2024 - 09:39 WIB

Pertanyaan Debat Publik Kedua Pilkada Belitung 2024 Bocor? Ini Penjelasan KPU Belitung

Foto bersama debat publik kedua Pilkada Belitung 2024 di hotel BW Suite Tanjungpandan, Kamis 14 November 2024.

Foto bersama debat publik kedua Pilkada Belitung 2024 di hotel BW Suite Tanjungpandan, Kamis 14 November 2024.

BelitongToday, Tanjungpandan – Debat publik kedua Pilkada Belitung 2024 di Ballroom Hotel BW Suite, jalan Pattimura, Kelurahan Tanjungpendam berjalan alot, Kamis 14 November 2024.

Tensi dan suasana debat publik kedua Pilkada Belitung 2024 ini lebih memanas apabila dibandingkan debat publik perdana Pilkada Belitung 2024 sebelumnya.

Teriakan dan suara dukungan dari masing-masing tim pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Belitung Pilkada 2024 menambah riuh suana.

Masing-masing pendukung tim pasangan calon pun saling berbalas yel-yel dan bertepuk tangan.

Namun banyak masyarakat beranggapan pertanyaan panelis dalam debat publik kedua Pilkada Belitung 2024 ini diduga sudah bocor.

Hal ini terlihat dari adanya salah satu pasangan calon yang terkesan monoton membaca dan membawa banyak kopelan.

Lantas ini menaruh kecurigaan tinggi, apakah pertanyaan panelis dalam debat publik kedua Pilkada Belitung 2024 ini sudah bocor.

Baca Juga  BAZNAS RI dan BAZNAS Belitung Perkuat Koordinasi Guna Kejar Target Pengumpulan ZIS Nasional

Menanggapi hal ini, Ketua KPU Belitung, Amir Husin mengaku mengetahui dan mendengar isu-isu yang beredar soal tudingan bocornya pertanyaan debat publik kedua Pilkada Belitung 2024.

“Terkait adanya isu-isu soal kebocoran dapat kami sampaikan KPU Belitung tidak melakukan pembuatan terkait pertanyaan, baik itu rumusan masalah, rumusan pertanyaan, kami tidak terlibat di dalam proses itu,” jelas Amir menanggapi pertanyaan awak media usai acara debat, Kamis 14 November 2024.

Ia menjelaskan, kalaupun memang ada anggapan-anggapan yang mengatakan terjadinya kebocoran ketika pelaksanaan debat Pilkada Belitung 2024 itu di luar kuasa pihaknya.

Amir pun menjelaskan, pihak yang menyusun pertanyaan dalam debat adalah tim perumus dan panelis.

Ketika disinggung adanya paslon yang banyak membawa kopelan berupa catatan-catatan. Hal itu memang diperbolehkan apabila masih sebatas catatan.

Baca Juga  Istri Sambo Heran Tidak Membunuh Siapa pun tetapi Duduk di Kursi Terdakwa

“Kalau paslon bisa saja dia membawa catatan terkait dengan misalnya pelaksanaan debat itu kan masing-masing orang sudah dirapatkan terlebih dahulu rencana persiapan debat, jadi sudah diketahui arah-arah pelaksanaan debat seperti apa, dan bisa saja dia menyiapkan terkait materi-materi yang akan disampaikan,” bebernya.

Ia tidak bisa memastikan bahwa yang dibawa oleh salah satu pasangan calon dalam pelaksanaan debat tersebut adalah sebuah kopelan atau contekan.

“Kalau itu kami tidak bisa mengatakan ‘kepek’an (contekan) bisa saja semua orang mempunyai konsep masing-masing. Karena pelaksanaan debat tentunya sudah disampaikan ke masing-masing LO paslon terkait dengan tema yang akan dibicarakan, jadi ketika mereka membawa bahan tentunya akan membawa bahan yang sesuai dengan tema debat,” tutupnya. (Nazriel)

Share :

Baca Juga

2024 Election

Pj Bupati Belitung Gunakan Hak Pilih di TPS Lesung Batang, Bareng Istri dan Anak

2024 Election

Bawaslu Belitung Putuskan Tidak Ada Pelanggaran dalam Penggunaan Fasilitas Pemda oleh Pasangan Calon Bupati

2024 Election

Kapolres Beltim Pantau Proses Sortir dan Lipat Surat Suara Pilkada 2024

2024 Election

Terjunkan 125 Personel Kepolisian, Debat Publik Perdana Pilkada Belitung 2024 Berjalan Lancar

2024 Election

Musim Hujan dan Kaca GOR Tanjungpandan Banyak Rusak, Bawaslu Belitung Khawatir Ganggu Proses Pelipatan Surat Suara

2024 Election

Pleno Penetapan Paslon Terpilih Pilkada Belitung 2024, Syamsir Sebut Terima Ucapan Selamat dari Isyak Meirobie

2024 Election

Diskominfo Belitung Awasi Konten Kampanye Pilkada 2024

2024 Election

Jelang Masa Tenang dan Pemungutan Suara, Bawaslu Beltim Gelar Konsolidasi Pengawas Pemilu